Dampak Protracted Conflict Terhadap Keamanan Perempuan Di Sudan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.24843/Kata Kunci:
Dampak Multidimensi, Keamanan Perempuan, Kerentanan Peremuan, Protracted Conflict, Sudan SelatanAbstrak
Abstrak
Konflik berkepanjangan di Sudan Selatan telah menimbulkan dampak multidimensi yang signifikan terhadap aspek kehidupan masyarakat, khususnya perempuan. Kelompok ini menjadi sangat rentan terhadap berbagai dampak yang muncul, seperti kekerasan fisik, pelanggaran hak asasi manusia, kehilangan akses terhadap sumber daya dasar, serta gangguan layanan kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak protracted conflict di Sudan Selatan terhadap keamanan perempuan melalui pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Dalam studi ini, digunakan kerangka konsep Human Security untuk menganalisis dampak konflik berkepanjangan terhadap keamanan manusia dari berbagai dimensi serta konsep Gender Based-Violence untuk melihat kerentanan perempuan sebagai kelompok yang paling terdampak. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan penelitian berbasis daring, kemudian dianalisis secara sistematis dengan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak protracted conflict di Sudan Selatan tercermin pada meningkatnya kerentanan perempuan dalam berbagai aspek keamanan. Pada dimensi keamanan komunitas perempuan kehilangan dukungan sosial dari keluarga dan komunitas, yang pada gilirannya meningkatkan isolasi sosial dan kerentanan mereka terhadap eksploitasi serta kekerasan. Dalam bidang ekonomi dan pangan, perempuan kehilangan mata pencaharian dan akses sumber daya, sehingga mengalami beban ganda dan kelaparan ekstrem. Dalam aspek kesehatan, minimnya layanan medis dan ketersediaan obat memperburuk kondisi kerentanan perempuan. Kondisi ini diperburuk oleh kerusakan lingkungan dan keterbatasan akses air bersih yang semakin menekan perempuan. Sementara itu, instabilitas politik dan keberlangsungan struktur patriarki semakin membatasi partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan, sehingga memperlebar kesenjangan dalam ranah politik.
Kata-kunci : Dampak Multidimensi, Keamanan perempuan, Kerentanan Perempuan, Protracted Conflict, Sudan Selatan
Abstract
The protracted conflict in South Sudan has generated significant multidimensional impacts on various aspects of societal life, particularly for women. This group has become highly vulnerable to a range of consequences, including physical violence, human rights violations, loss of access to basic resources, as well as disruptions to health services and the environment. This study aims to analyze the impact of protracted conflict in South Sudan on women’s security through a descriptive-analytical qualitative approach.This research employs the Human Security framework to examine the effects of prolonged conflict on multiple dimensions of human security, alongside the concept of Gender-Based Violence to highlight women’s vulnerability as the most affected group. Data were collected through a literature review and online-based research, then systematically analyzed using data condensation, data display, and conclusion-drawing techniques. The findings indicate that the impacts of protracted conflict in South Sudan are reflected in the increasing vulnerability of women across various security dimensions. In the dimension of community security, women have lost social support from family and community networks, which in turn intensifies social isolation and heightens their vulnerability to exploitation and violence. In the economic and food security dimensions, women have lost livelihoods and access to essential resources, resulting in a double burden and extreme hunger. In terms of health security, limited medical services and shortages of essential medicines further exacerbate women’s vulnerability. These conditions are compounded by environmental degradation and restricted access to clean water, which place additional pressure on women. Meanwhile, political instability and the persistence of patriarchal structures continue to limit women’s participation in decision-making processes, thereby widening gender gaps in the political sphere.
Keywords : Muldimensional Impact, Women’s Security, Women’s Vulnerability, Protracted Conflict, South Sudan

