UPAYA GASTRODIPLOMASI PT MAYORA INDONESIA MELALUI PERMEN KOPIKO
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
gastrodiplomasi, KOPIKO, Nation BrandingAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya gastrodiplomasi oleh PT Mayora melalui Kopiko dalam memperkuat citra positif Indonesia serta kontribusinya terhadap nation branding. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotik pada kemasan Kopiko serta studi literatur dan dokumentasi perusahaan. Data diperoleh melalui laporan tahunan PT Mayora, publikasi media, dan kajian akademis tentang gastrodiplomasi. Penelitian menunjukkan bahwa Kopiko merepresentasikan budaya kopi Nusantara melalui elemen visual pada kemasan seperti warna, ilustrasi biji kopi, dan label asal produk. Strategi pemasaran global PT Mayora, termasuk penempatan produk dalam media hiburan internasional, berdampak pada peningkatan preferensi konsumen global, volume ekspor, serta penguatan identitas Indonesia sebagai bangsa penghasil kopi autentik. Kopiko menjadi contoh konkret praktik gastrodiplomasi non-formal yang dijalankan oleh aktor non-negara. Melalui kolaborasi dengan strategi pemerintah dan pemanfaatan media populer, Kopiko berhasil memperkuat citra budaya sekaligus daya saing produk Indonesia di pasar global.
Kata-kunci : Gastrodiplomasi, Kopiko, Nation Branding
Abstract
The study used a qualitative approach with a semiotic analysis of Kopiko packaging, as well as a study of literature and company documentation. Data were obtained from PT Mayora's annual reports, media publications, and academic studies on gastrodiplomacy. The study shows that Kopiko represents Indonesian coffee culture through visual elements on its packaging, such as color, coffee bean illustrations, and product origin labels. PT Mayora's global marketing strategy, including product placement in international entertainment media, has resulted in increased global consumer preference, increased export volume, and strengthened Indonesia's identity as a nation producing authentic coffee. Kopiko serves as a concrete example of informal gastrodiplomacy practices carried out by non-state actors. Through collaboration with government strategies and the use of popular media, Kopiko has successfully strengthened the cultural image and competitiveness of Indonesian products in the global market.
Keywords : Gastrodiplomacy, Kopiko, Nation Branding

