GRASSROOTS DIPLOMASI MELALUI MAGANG LUAR NEGERI FIVE PILLAR EXPERIENCES DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA & WARISAN BALI
DOI:
https://doi.org/10.24843/JDN.2026.v01.i02.p03Keywords:
Grassroots Diplomacy, Five Pillar Experiences, International Internship, Non-State Actor, Soft Power, BaliAbstract
Penelitian ini berupaya untuk menganalisis program magang internasional yang diselenggarakan oleh “Five Pillar Experiences” sebagai salah satu bentuk praktik diplomasi akar rumput (grassroots diplomacy) yang berperan dalam penyebarluasan identitas budaya dan warisan budaya Bali ke tingkat global. Berbeda dengan diplomasi konvensional yang dijalankan oleh aktor negara, diplomasi akar rumput mengandalkan peran aktor non-negara yang membangun interaksi langsung antar masyarakat dan komunitas lintas negara, sehingga mampu menghasilkan pertukaran budaya yang dapat membentuk persepsi internasional yang lebih positif terhadap suatu wilayah atau budaya tertentu. Dalam konteks ini, Five Pillar Experiences diposisikan sebagai aktor non-negara yang memfasilitasi ruang interaksi transnasional melalui program magang internasional berbasis pengalaman dan pembelajaran budaya. Penelitian ini memposisikan peserta magang internasional tidak hanya sebagai individu yang terlibat dalam kegiatan profesional, tetapi juga sebagai duta budaya informal yang dapat merepresentasikan nilai-nilai, praktik sosial, serta kearifan lokal Bali melalui dialog lintas budaya dan keterlibatan langsung dengan masyarakat setempat. Terdapat 2 (dua) kerangka konsep yang digunakan yaitu, Grassroots Diplomacy dan Non-State Actor, kerangka ini digunakan untuk menjelaskan inisiatif berbasis komunitas agar dapat berfungsi sebagai instrumen diplomasi budaya di luar struktur formal kenegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaksanaan program magang internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang internasional Five Pillar Experiences berkontribusi dalam mendukung keberlanjutan budaya Bali melalui perpaduan antara mobilitas internasional, pembelajaran budaya, dan keterlibatan komunitas lokal. Melalui interaksi langsung tersebut, program ini tidak hanya memperkuat pemahaman lintas budaya, tetapi juga mendorong pelestarian identitas budaya Bali dalam konteks globalisasi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL DURA NEGARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
