Alasan Turki Menolak Swedia Bergabung dengan NATO Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Turki, NATO, Konstruktivisme, Identitas, SwediaAbstract
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada analisis alasan di balik penolakan Turki terhadap upaya Swedia untuk bergabung dengan NATO pada tahun 2023, sebuah isu yang menjadi penting dalam konteks meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi Keputusan Turki menggunakan pendekatan konstruktivisme dengan menekankan peran identitas nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis dokumen dan wawancara mendalam untuk menggali persepsi dan motivasi Turki dalam menolak aksesi Swedia ke NATO. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penolakan Turki didorong oleh kekhawatiran terkait identitas nasional dan keamanan domestik, khususnya dalam konteks konflik dengan kelompok Kurdi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa identitas nasional dan persepsi ancaman memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan politik Turki, yang berimplikasi pada dinamika keamanan di Kawasan.
Kata-kunci : Turki, NATO, Konstruktivisme, Identitas, Swedia
Abstract
This study focuses on analyzing the reasons behind Turkey's rejection of Sweden's bid to join NATO in 2023, an issue that has become crucial in the context of rising geopolitical tensions in Europe. This study aims to identify the factors influencing Turkey's decision using a constructivist approach, emphasizing the role of national identity. This study employed qualitative methods with document analysis and in-depth interviews to explore Turkey's perceptions and motivations for rejecting Sweden's NATO accession. The research findings indicate that Turkey's rejection is driven by concerns related to national identity and domestic security, particularly in the context of the conflict with the Kurds. This study concludes that national identity and threat perceptions play a significant role in Turkey's political decision-making, which has implications for security dynamics in the region.
Keywords : Turkey, NATO, Constructivism, Identity, Sweden

