Pengaruh Orientasi Arah Serat Terhadap Kekuatan Bending Komposit Epoxy Berpenguat Serat Sisal Yang Dicetak Dengan Metode Hand Lay Up

Penulis

  • Canegio Nazareto Rodriguês Universitas Udayana Penulis
  • I Putu Lokantara Universitas Udayana Penulis
  • I Made Astika Universitas Udayana Penulis

Abstrak

Komposit memiliki keunggula yang bobotnya lebih ringan, tahan terhadap korosi, kokoh, dan biaya yang lebih terjangkau.
Salah satu serat alam yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan komposit adalah serat sisal. Serat sisal sering digunakan
sebagai penguat komposit karena memiliki kekuatan mekanik yang sangat baik dan ketersediaan yang melimpah. Pengujian
ini dilakukan dengan memanfaatkan komposit epoxy yang berpenguat serat sisal, dengan variasi orientasi serat berbeda-beda
seperti, 0º, 90º, 0º dan 90º, serta 45º dan 135º.Metode pengujian yang diterapkan meliputi uji bending 3 (three) point
berdasarkan ASTM D790-03 dan uji SEM (Scanning Elektron Microscopy). Berdasarkan hasil uji bending, komposit dengan
arah serat sisal 0º menunjukkan kekuatan tegangan bending maksimum rata-rata 53.87088 Mpa. Sedangkan kongfigurasi arah
serat 90º memberikan nilai tegangan bending terendah yaitu 46.52351 Mpa. Dalam regangan orientasi arah serat sisal 0º dan
90º mencapai nilai rata-rata tertingi 3.33% dan nilai terendah 2.86% pada orientasi arah serat 90º. Pada modulus elastisitas
orientasi arah serat 90º memiliki kekakuan tertinggi 2.049 Gpa, sedangkan arah orientasi serat 0º dan 90º menunjukkan nilai
terendah 1.162 Gpa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-28