Rancang Bangun PLTS Off-grid Untuk Catu Daya Lampu Penerangan Kebun Buah Naga Desa Yosomulyo

Penulis

  • Aldy Allan Ghozali Universitas Udayana Penulis
  • Lie Jasa Universitas Udayana Penulis
  • I Nyoman Satya Kumara Universitas Udayana Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/MITE.205.v24i02.P2

Kata Kunci:

plts, off-grid, buah naga

Abstrak

Kebutuhan cahaya matahari pada tanaman buah naga berada pada tingkat intensitas lebih dari 90%, yang esensial bagi proses fotosintesis dan perkembangan morfologis tanaman tersebut. Tanaman ini termasuk long day plant, maknanya untuk bereproduksi dibutuhkan penyinaran setidaknya 12 jam atau lebih. Banyak petani buah naga yang memanfaatkan cahaya lampu sebagai alternatif cahaya matahari guna mendukung proses biologis tanaman di malam hari. Sumber energi listrik yang digunakan adalah listrik konvensional dari PLN. Perancangan PLTS Off-grid di kebun buah naga desa Yosomulyo dilakukan untuk mendukung kebutuhan energi listrik harian kebun. Perancangan diawali dengan observasi di lapangan untuk mendapatkan data geografis kebun, data profil beban kelistrikan harian dengan tang ampere, menghitung kapasitas sistem PLTS, menentukan komponen PLTS, dan menguji performa rancangan dengan simulasi PVSyst. Hasil simulasi dari rancangan PLTS yaitu 70,9% dengan variasi inverter 6500 W, modul surya 550 Wp, baterai 200 Ah 12 V pada tegangan sistem 48VDC, dan hari otonomi 1.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] S. Warisono and K. Dahana, “Buku Pintar Bertanam Buah Naga di Kebun, Pekarangan & Dalam Pot”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, (tanpa tahun).

[2] I.D. Susanto and M. Rondhi,. “Journal of Communication and Agricultural Extension The Effect of Light”, (2020).

[3] H.Firdaus, Indriani, Selamet, and N. R. C. T. Wahyudi. “Powering Dragon Fruit Sukses Berkebun Buah Naga Dengan Teknik Penyinaran Listrik,” Seminar Nasional Inovasi dan Aplikasi Teknologi di Industri, (2019).

[4] Rosidin and T. M. V. Arief, “Cerita di Balik Sinar Terang Lampu Kebun Buah Naga”, (2021).

[5] C. I. Ferdianti and Sudarti, “Evektifitas Penyinaran Untuk Peningkatan Produksi Buah Naga Lighting Effectiveness to Increase Dragon Fruits Production”. J. Agrifarm Vol. 10(2), (2021).

[6] Kementerian ESDM. “Kejar NZE, Pemerintah Terus Mendorong Pemanfaatan EBT di Indonesia”, available : https://www.esdm.go.id/id/berita-unit/direktorat-jenderal-ketenagalistrikan/kejar-nze-pemerintah-terus-mendorong-pemanfaatan-ebt-di-indonesia ,(2022), diakses 20 Juli 2025.

[7] K. Sumariana, I. N. S. Kumara, and W. G. Ariastina, “Desain dan Analisa Ekonomi PLTS Atap untuk Villa di Bali,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro,vol. 18, no. 3, p. 337, 2019, doi: 10.24843/mite.2019.v18i03.p06.

[8] G. Riawan, I. N. S. Kumara, and W. G. Ariastina, “Analisis Performansi dan Ekonomi PLTS Atap 10 kWp pada Bangunan Rumah Tangga di Desa Batuan Gianyar,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 21, no. 1, p. 63, 2022, doi: 10.24843/mite.2022.v21i01.p09.

[9] A.S. Murti, I. N. S. Kumara, and W.G. Ariastina, “Analisis Investasi PLTS 8 kWp On-Grid Pada Bangunan Apartemen Pariwisata di Bali”, Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 23, no. 2, p. 223, 2022, doi: https://doi.org/10.24843/MITE.2024.v23i02.P05 .

[10] S. Junior, I. N. S. Kumara, and I. A. D. Giriantari, “Perkembangan Pemanfaatan PLTS di DKI Jakarta Menuju Target 13,8 MW Tahun 2025”. Jurnal SPEKTRUM Vol. 9(1), (2022).

[11] K. A. Setiawan, I. N. S.Kumara, and I. W. Sukerayasa, “Analisis Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Satu Mwp Terinterkoneksi Jaringan Di Kayubihi, Bangli”. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol. 13(1), (2014).

[12] J. O. Ken, I. N. Setiawan, and Kumara, I N. S, “Desain PLTS Off-Grid Berdasarkan Analisis Otonomi Baterai Lead Acid Opzv Di Adidaya Workshop, Jakarta Barat. Jurnal SPEKTRUM Vol. 10(3), (2023).

[13] P. Mohanty, K. R. Sharma, Dkk, “PV System Design for Off-Grid Applications PV System Design for Off-Grid Applications”, (2015).

[14] Chauhan and R.P. Saini, “A review on integrated renewable energy system based power generation for stand-alone applications: Configurations, storage options, sizing methodologies and control”. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 38, 99–120, (2014).

[15] Battery University, “How to Measure State-of-Charge”. Retrieved from https://batteryuniversity.com (2023), diakses 31 Juli 2025.

[16] M. A. A. Akbar, A. M. S. Yunus, and J. Tanko, PVSYST-Based Solar Power Plant Planning. INTEK Jurnal Penelitian Vol.9(2), (2022).

[17] R. Fahrizal, Erlina, and H. Suyanto, “Perencanaan PLTS Off Grid Dengan Daya Output 17,694 Kwh Pada Usaha Dagang Warung Kopi Yahbit Kupi Banda Aceh”. Diss. Institut Teknologi PLN Vol.9(1), (2021).

[18] V. R. Kossi, “Perencanaan PLTS Terpusat (Off-grid) di Dusun Tikalong Kabupaten Mempawah”. Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura, 2(1), (2018).

[19] K. Liu, K. Li, Q. Peng, and C. Zhang, “A Brief Review On Key Technologies In The Battery Management System Of Electric Vehicles”. Frontiers of Mechanical Engineering, 10(2), 101–106, (2015).

[20] M. Naim, “Rancangan Sistem Kelistrikan PLTS Off-grid 1000 Watt Di Desa Loeha Kecamatan Towuti”. Vertex Elektro, 12(1), pp.17-25, (2020).

[21] H. A. Putro, dkk, “Stabilisasi Penerangan Kebun Buah Naga Berbasis Solar Panel”. Jurnal Teknik Elektro Universitas Negeri Palembang Vol 13(1), (2021).

[22] B. Ramadhani, “Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dos & Don’ts”. Deutsche Gesellschoft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH Energising Develovment (Endev) Indonesia Jakarta, pp.23-28, (2018).

[23] D.T. Laksono, L.A.C.D. Pratama, dkk, “Simulasi dan Perancangan PLTS Off-grid 3kW Menggunakan Software PVsyst”. JTE UNIBA Vol. 9(2) (2025).

Diterbitkan

2025-12-31