Pengaruh Variasi Temperatur Agen H2O (Uap Air) Pada Co-Gasifikasi Batu Bara Dan RDF MSW Terhadap Profil Temperatur Dalam Dual Reactor Fluidized Bed

Penulis

  • Kean Juno Lais Universitas Udayana Penulis
  • I Nyoman Suprapta Winaya Universitas Udayana Penulis
  • I Wayan Arya Darma Universitas Udayana Penulis

Abstrak

Keterbatasan energi fosil dan meningkatnya kebutuhan energi mendorong pengembangan energi alternatif berkelanjutan, seperti refuse derived fuel (RDF), yakni bahan bakar padat hasil olahan sampah kota yang bernilai kalor cukup tinggi dan membantu mengurangi timbulan sampah. Teknologi co-gasifikasi dual reaktor fluidized bed mengonversi campuran bahan bakar padat menjadi syngas melalui proses termokimia dalam kondisi terbatas oksigen. Pasir silika sebagai bed material mendukung perpindahan panas dalam dual reaktor. Gas agen H2O (uap air) digunakan untuk meningkatan reaksi dan efisiensi co-gasifikasi, yang memengaruhi performansi co-gasifikasi dual reaktor fluidized bed. Penelitian ini menggunakan gas agen H2O (uap air) pada temperatur 130 - 190°C untuk mengetahui perfomansi co-gasifikasi dual reaktor fluidized bed, dengan campuran bahan bakar 0,6 kg terdiri dari 90% batu bara dan 10% RDF MSW. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan semakin tinggi peningkatan temperatur agen H2O dalam proses co-gasifikasi dual reaktor fluidized bed maka temperatur dual reactor cenderung meningkat secara perlahan sehingga steady state. Kondisi ini mendukung keberlangsungan reaksi-reaksi endotermis.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-01