Studi Eksperimental Performansi Sistem PendinginanMaisotsenko Udara Parallel Flow Dengan Variasi Laju AliranMassa Udara Sekunder
Abstrak
Sistem pendinginan evaporatif langsung dan tidak langsung digunakan sebagai teknik pendingin dan cspendingin udara
berbiaya rendah. Tidak seperti sistem kompresi uap konvensional, sistem ini ramah lingkungan tetapi tidak dapat digunakan
dalam banyak situasi karena keterbatasan termodinamika. Misalnya, sistem AC ini ditemukan tidak layak dalam kasus kondisi
iklim di Oman dan Arab Saudi. Dalam hal ini, Siklus Maisotsenko (Siklus-M) secara aktif terhubung dengan sistem penghasil
dan pengonsumsi energi yang disebutkan di atas. Siklus ini dapat memainkan peran penting untuk membangun sistem HVAC
dan pendinginan yang canggih untuk berbagai aplikasi..Penelitian pada sistem pendinginan maisotsenko ini menggunakan
pola udara parallel flow dengan memvariasikan laju aliran massa udara sekunder 0,055296 kg/s, 0,041472 kg/s dan 0,027648
kg/s. Pada penelitian sistem maisotsenko ini di dapatkan hasil selisih penurunan temperatur bola kering tertinggi terjadi pada
laju aliran massa udara sekunder 0,027648 kg/s . Pada efektivitas bola basah tertinggi dihasilkan pada laju aliran massa
udara sekunder 0,027648 kg/s dan laju aliran massa udara sekunder 0,0411472. Serta untuk dew point effectiveness (DPE)
tertinggi dihasilkan pada laju aliran massa udara udara sekunder 0,0411472 kg/s. Sedangkan pada laju aliran massa udara
sekunder 0,055296 kg/s kapasitas pendinginan dan ER mencapai nilai tertinggi yang masing-masing sebesar 0,09 Kw dan
0,17%..