Kekuatan Bending Pada Komposit Pati Singkong Dan Chitosan Dengan Mikro Jelatang
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan serat mikro jelatang terhadap kekuatan bending
pada komposit berbasis pati singkong dan chitosan. Variasi komposisi yang digunakan meliputi T1 (85% pati
singkong: 13% chitosan: 1% mikro jelatang: 1% mekpo), T2 (85% pati singkong: 12% chitosan: 2% mikro
jelatang: 1% mekpo), dan T3 (85% pati singkong: 11% chitosan: 3% mikro jelatang: 1% mekpo). Pengujian
bending dilakukan untuk memperoleh nilai tegangan, modulus elastisitas, serta regangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peningkatan fraksi mikro jelatang memberikan pengaruh si gnifikan terhadap sifat mekanik.
Pada uji bending, spesimen T3 menghasilkan tegangan dan modulus elastisitas tertinggi masing -masing sebesar
21,477 MPa dan 2,217 GPa, sedangkan T1 menunjukkan nilai terendah yaitu 12,713 MPa dan 1,259 GPa.
Namun, nilai regangan tertinggi diperoleh pada T1 sebesar 1,429%, sedangkan regangan terendah terdapat
pada T3 dengan 1,199%. Dengan demikian, semakin banyak penambahan serat mikro jelatang, semakin
meningkat kekuatan bending dan modulus elastisitas, namun regangan cenderung menurun.