Pengaruh Fraksi Massa Serat Pada Green Composite Serat Daun Nanas (Ananas Comosus) Dan Matriks Sari Pati Kentang Terhadap Kekerasan Dan Biodegradasi

Penulis

  • Bangkit Wiranta Sihotang Universitas Udayana Penulis
  • C.I.P.K Kencanawati Universitas Udayana Penulis
  • I Gede Putu Agus Suryawan Universitas Udayana Penulis

Abstrak

Peningkatan penggunaan material sintetis telah menimbulkan permasalahan lingkungan yang serius, seperti polusi dan keterbatasan sumber daya alam. Oleh karena itu, pengembangan material ramah lingkungan seperti green composite menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh fraksi massa serat terhadap kekerasan dan biodegradasi pada green composite berbahan dasar serat daun nanas (Ananas comosus) dan matriks sari pati kentang (Solanum tuberosum). Serat daun nanas dipilih karena sifat mekanisnya yang baik dan ketersediaannya yang melimpah, sedangkan pati kentang digunakan sebagai matriks alami yang memiliki daya rekat tinggi dan dapat terbiodegradasi. Penelitian ini menggunakan variasi fraksi massa serat 5%, 7,5%, dan 10% untuk mengamati perubahan kekerasan dan kemampuan biodegradasi dari komposit yang dihasilkan. Pada penelitian ini, variabel kontrol yang digunakan meliputi panjang serat nanas sebesar 1 cm, kecepatan magnetic stirrer sebesar 200 rpm, temperatur pemrosesan sebesar 170 °C, serta waktu pencampuran selama 10 menit. Pengendalian variabel ini bertujuan untuk memastikan konsistensi proses manufaktur sehingga pengaruh fraksi massa serat terhadap sifat material dapat diamati secara lebih akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi massa serat secara signifikan meningkatkan nilai kekerasan green composite. Selain itu, kemampuan biodegradasi juga dipengaruhi oleh komposisi serat, di mana komposit dengan fraksi massa serat lebih rendah cenderung lebih susah terurai.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-31