Pengaruh Variasi Fraksi Volume Terhadap Rambatan Api Komposit Polyester Berpenguat Serat Daun Praksok (Cordyline Australis)
Abstrak
Industri otomotif berkembang untuk memproduksi kendaraan yang lebih ringan dan hemat energi. Pengembangan material komposit yang kuat, ringan, dan ekonomis dari serat alami adalah inisiatif penting untuk menciptakan solusi berkelanjutan dalam berbagai aplikasi industri.. Dalam industri otomotif, komposit harus tahan terhadap api demi keselamatan pengguna, sehingga penting untuk mengetahui pengaruh kandungan serat terhadap sifat tahan bakarnya. Karena kualitas mekanisnya yang baik, daun praksok (Cordyline australis) berpotensi digunakan sebagai penguat komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak fraksi volume terhadap ketahanan api pada komposit yang diperkuat dengan serat daun praksok.. Selama dua jam, serat daun praksok direndam dalam larutan NaOH 10%. Resin polyester Yucalac BQTN-EX 157 digunakan sebagai matriks. Setelah dipotong sepanjang 1 cm, serat daun Praksok kemudian disusun secara acak menggunakan teknik cetak hand lay-up. Fraksi volume serat yang digunakan bervariasi antara 15%, 20%, hingga 25%. Pengujian rambatan api pada komposit dilakukan berdasarkan standar ASTM-D 635. Hasil uji ketahanan api pada spesimen komposit dengan fraksi volume 25 % memiliki laju pembakaran linier, laju penurunan berat, dan persentase dari kehilangan berat yang paling optimal, yaitu sebesar 15,501 mm/menit, 1,334 gram/menit, dan 70,03 serta panjang api 2,964 mm dan tinggi api 3,539 mm.