Pengaruh Perlakuan Temperatur Annealing Dan Penambahan Pb Pada High-Tin Bronze Terhadap Kekuatan Impak

Penulis

  • I Komang Riantana Universitas Udayana Penulis
  • I Ketut Gede Sugita Universitas Udayana Penulis
  • I Putu Lokantara Universitas Udayana Penulis

Abstrak

High-tin bronze dengan komposisi paduan 80%Cu dan 20%Sn biasanya banyak digunakan dalam industri seperti komponen yang memerlukan ketahanan aus dan kekuatan tinggi seperti pembuatan bantalan dan bhusing bantalan selain itu material ini juga dikenal karena sifat akustik yang baik, sehingga sering digunakan juga dalam pembuatan alat musik seperti lonceng dan gamelan. Kelemahan dari komposisi paduan ini adalah sifat getas yang bisa disebabkan oleh porositas pada saat proses pengecoran. Upaya yang dapat diberikan untuk mengurangi sifat getas dari paduan high-tin bronze yaitu dengan cara penambahan timah hitam (Pb) dan perlakuan annealing. Pada penelitian ini dilakukan proses pengecoran paduan high-tin bronze dengan penambahan Pb dengan variasi 5%,10%, dan 15% dan variasi perlakuan annealing pada temperatur 400oC, 500oC, dan 600oC dengan waktu penahanan selama 1 jam. Material hasil coran dimachining untuk spesimen uji impak. Hasil pengujian impak menunjukan bahwa semakin tinggi temperatur annealing nilai impak semakin meningkat. Nilai impak tertinggi didapat pada paduan 80%Cu-20%Sn tanpa penambahan Pb pada suhu annealing 600oC sebesar 0,036 Joule/mm2. sedangkan nilai impak terendah didapat pada paduan High-tin bronze + 10% Pb pada suhu annealing 400oC sebesar 0,010 Joule/mm2.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-31