Pengaruh Perbedaan Temperatur Quenching MenggunakanMedia Oli terhadap Kekerasan Paduan Perunggu 20Sn
Abstrak
Perunggu merupakan campuran logam tembaga (Cu) dan timah putih (Sn) yang banyak dimanfaatkan dalam pembuatan alat
musik tradisional seperti gamelan, karena memiliki sifat akustik yang baik dan daya tahan pakai yang tinggi. Meski begitu,
kelemahan perunggu terletak pada potensi kerusakan material akibat penggunaan berulang dalam jangka panjang, yang dapat
memengaruhi kualitas suara. Satu opsi yang bisa digunakan untuk meninggikan kekerasan sifat material, khususnya kekerasan
pada perunggu, adalah perlakuan panas dengan metode quenching. Pada penelitian ini, hasil umumnya uji kekerasan Vickers
menunjukkan peningkatan kekerasan tertinggi terjadi pada spesimen dengan perlakuan panas suhu 300°C menggunakan
media pendingin oli, dengan nilai sebesar 97,1 kgf/mm². Sebaliknya, nilai kekerasan rendah terdapat pada spesimen raw
material, yaitu sebesar 79,24 kgf/mm². Semakin tinggi suhu perlakuan quenching, kekerasan cenderung menurun. Hal ini
terlihat pada perlakuan 400°C dan 500°C.