Pengaruh Variasi Kecepatan Gas Agen CO2 Dengan Co-Gasifikasi Batubara Terhadap Profil Temperature Dual Reaktor Fluidized Bed

Penulis

  • Yehezkiel Alfian Universitas Udayana Penulis
  • I Nyoman Suprapta Winaya Universitas Udayana Penulis
  • I Wayan Arya Darma Universitas Udayana Penulis

Abstrak

penelitian ini membahas pengaruh variasi laju aliran gas CO₂ terhadap distribusi temperatur pada sistem Dual Reactor Fluidized Bed (DRFB) yang menggunakan bahan bakar campuran batubara dan Refuse Derived Fuel (RDF). Temperatur merupakan salah satu parameter penting dalam proses gasifikasi, karena berperan langsung dalam mendorong terjadinya reaksi termokimia antara bahan bakar dan agen gasifikasi. Variasi laju aliran CO₂ yang digunakan dalam penelitian ini meliputi 0, 3, 8, dan 13 L/menit. Pengujian dilakukan dengan mengoperasikan sistem hingga proses pembentukan gas berhenti, dan data temperatur dicatat sepanjang waktu operasi. Hasil menunjukkan bahwa pada awal proses terjadi penurunan temperatur akibat pengaruh pendinginan sistem, yang kemudian diikuti oleh peningkatan suhu setelah bahan bakar mulai menyala. Di antara semua variasi, aliran CO₂ sebesar 8 L/menit menunjukkan kestabilan temperatur terbaik sepanjang proses berlangsung. Variasi ini menghasilkan pola distribusi temperatur yang lebih konsisten dibandingkan variasi lainnya, yang cenderung mengalami fluktuasi lebih besar. Sebaliknya, laju aliran yang terlalu rendah atau terlalu tinggi menyebabkan ketidakseimbangan termal yang berpotensi mengganggu keberlangsungan proses gasifikasi. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pengaturan laju aliran CO₂ memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan suhu reaktor, sehingga mendukung berlangsungnya proses gasifikasi dengan lebih terkendali. Pemilihan laju aliran yang tepat menjadi kunci dalam optimalisasi kinerja termal sistem DRFB.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-31