Analisis Kemurnian Hidrogen Pada Proses Steam Methane Reforming Menggunakan Pressure Swing Adsorption Dengan Tekanan Adsorpsi 80 Psi
Abstrak
Salah satu alternatif energi bersih yang berpotensial untuk menggantikan bahan bakar fosil adalah hidrogen. Proses produksi
hidrogen yang paling umum digunakan adalah steam methane reforming (SMR), dimana terdiri dari proses reforming dan
water gas shift (WGS). Proses reforming dimulai dengan pembentukan syngas, yaitu hidrogen dan karbon monoksida.
Kemudian dilanjutkan dengan WGS, dimana karbon monoksida direaksikan dengan steam. Untuk mendapatkan kemurnian
hidrogen yang lebih tinggi diperlukan proses pemurnian dengan pressure swing adsorption (PSA). Proses pemisahan gas pada
PSA bergantung pada kemampuan ikat pada bahan adsorben atau katalis yang digunakan, tekanan kerja, dan waktu adsorpsi.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tekanan adsorpsi terhadap kemurnian hidrogen yang dihasilkan pada
keluaran PSA. Penelitian ini menggunakan adsorben silica gel dan activated alumina, serta tekanan adsorpsi sebesar 80 Psi
dengan waktu adsorpsi 180 detik. Hasil menunjukkan proses PSA dengan tekanan 80 Psi meningkatkan kemurnian hidrogen
dimana dari keluaran WGS 48,66% menjadi 62,43% pada keluaran PSA. Berdasarkan hasil, dapat disimpulkan bahwa
tekanan tinggi dapat membantu adsorben untuk menangkap impurities lebih baik.