Analisis Penerjemahan Istilah Budaya pada Cerita Rakyat Batu Bara
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerjemahan istilah budaya dari cerita rakyat Batu Bara yang merupakan refleksi dan latar belakang yang melandasi kehidupan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut baik di masa lampau maupun masa kini. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu untuk mendeskripsikan istilah-istilah budaya dalam bentuk kategori-kategori budaya, dan untuk menganalisis prosedur penerjemahan istilah budaya secara kualitatif. Sumber data diperoleh dari buku Antologi Cerita Rakyat Batu Bara: Terjemahan dalam Tiga Bahasa Batu Bara – Indonesia – Inggris. Data penelitian berupa data tulis yang berisi kata-kata yang digolongkan dalam lima kategori budaya menurut Newmark (1988). Setelah data dikelompokkan data kemudian dianalisis untuk mengetahui strategi prosedur penerjemahan apa yang digunakan. Bahasa sumber dalam penelitian ini adalah bahasa Melayu Batu Bara. Terdapat dua bahasa sasaran dalam penelitian ini yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat kategori budaya dalam proses penerjemahan yaitu: ekologi; budaya material; sosial budaya; serta organisasi, tradisi, aktivitas, konsep. Sedangkan prosedur yang digunakan adalah prosedur transferensi, sinonimi, couplet, padanan deskriptif, padanan fungsi, naturalisasi, dan parafrase. Penelitian ini sekaligus dapat merefleksikan eksistensi serta ketiadaan sebuah budaya dalam etnis atau kelompok masyarakat tertentu.
References
Awaluddin., & Ramadhan, D. (2023). Dinamika Budaya Dalam Era Globalisasi: Studi Kasus Di Indonesia. Jurnal Socia Logica, 2(2), 136–146. https://doi.org/10.572349/socialogica.v2i2.294
Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara. (2015). Antologi Cerita Rakyat Batu Bara: Terjemahan dalam Tiga Bahasa Batu Bara – Indonesia – Inggris. Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Batubara, A., & Nurizzati. (2020). Struktur dan Fungsi Sosial Cerita Rakyat Legenda Asal Usul Kampung Batunabontar. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.24036/81088680
Devianty, R. (2017). Bahasa sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal Tarbiyah, 24(2), 226 – 245. http://dx.doi.org/10.30829/tar.v24i2.167
Dhaniar, A., & Kurniawati, W. (2022). Teknik Penerjemahan Kata Budaya pada Kumpulan Cerpen Linda Christanty. E-Journal Identitaet, 11(2), 90–98. https://doi.org/10.26740/ide.v11n2.p90-98
Hafizah, N. (2023). Pengaruh Globalisasi terhadap Kebudayaan Bangsa Indonesia. Journal of Creative Student Research, 1(1), 37–41. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i1.1033 Mala, N. V., & Tanjung, S. (2017). Penerjemahan aspek budaya dalam Para Priyayi ke ein Hauch von Macht. Lingtera, 4(1), 88–97. 10.21831/lt.v4i1.13634
Newmark, P. (1988). A Textbook of Translation. New York: Prentice Hall International. Pemerintah Kabupaten Batu Bara. (n.d.). Selayang Pandang Kabupaten Batu Bara. Retrieved Januari 17, 2020 from https://www.batubarakab.go.id/selayang-pandang
Sari, W. R. F., & Gusthini, M. (2023). Analisis Strategi Penerjemahan Istilah Budaya pada Buku Cerita Anak dari Platform Let’s Read Asia. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, dan Budaya, 3(1), 49–60. https://doi.org/10.33830/humaya.v3i1.4128
Sudana, P. A. P., Suyasa, M. D. S., & Marsakawati, N. P. E. (2014). Analisis Penerjemahan Istilah Budaya pada Novel Negeri 5 Menara ke dalam Bahasa Inggris: Kajian Deskriptif Berorientasi Teori Newmark. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(2), 435–445. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v3i2.4468