VERBA MEMOTONG BAHASA DAWAN : KAJIAN METABAHASA SEMANTIK ALAMI (MSA)
Abstract
Artikel ini membahas terkait penggunaan kata kerja memotong dalam bahasa Dawan. Data ini diperoleh dari informan yang memiliki kecakapan berbahasa Dawan yang baik melalui metode wawancara dengan menggunakan teknik merekam dan teknik mencatat. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam menganalisis data yaitu teori dari Wierzbicka (1996) dan Goddard tentang Metabahasa Semantik Alami (MSA). Analisis tersebut dipetakan menurut alat yang digunakan, objek dari verba, cara yang dipakai, bagian entitas yang dikenai, hasil dari tindakan tersebut dan kemudian dieksplikasikan. Berdasarkan hasil analisis yang ada ditemukan tujuh belas leksikon memotong yaitu ote, lol, foet, poes, pol, naok, heo, lef, tanut, sal, teat, katel, keut, eo, iup, pius, hel. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa bahasa Dawan juga kaya akan leksikon memotong seperti bahasa daerah lainnya.
References
Budiasa, I Nengah.(2011).Struktur Semantis Verba yang Bermakna ‘Memotong’ dalam Bahasa Bali.Sawerigading.17(2).227-238.
Djajasudarma, T. Fatimah.(2009). Semantik 1:Makna Leksikal dan Gramatikal.
Gande, Vinsensius. 2012. Makna Memotong Bahasa Manggarai:Pendekatan MSA.Tesis S2 Linguistik Universitas Udayana.
Leo, Efron Erwin Yohanis.(2015).Verba Memotong Bahasa Rote Dialek Dengka:Kajian Meta Semantik Alami(MSA). Jurnal Ilmu Bahasa,1(2).403-412.
Nala, Made Bayu Anantawijaya.(2020). Makna Verba ‘mengeluarkan Bahasa bali pendekatan Metabahasa Sematik Alami(MSA).Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Sudipa, I Nengah.(2015).Pemetaan dan Eksplikasi Makna Verba Bahasa Bali.Denpasar:Program Linguistik,Prodi Doktor,Fakultas Ilmu Busaya, Universitas Udayana.
Sujarweni, V Wiratna.(2014).Metodologi Penelitian.Jogjakarta:Pustakabarupres.
Putra, Ngurah Gumana.2014.verba Memotong Bahasa Bali : MSA. Tesis S2 Universitas Udayana.