Revitalisasi Bahasa Jawa melalui Pisuhan Berunsur Hewan: Studi Budaya Silang Bahasa dalam Komunikasi Verbal

Authors

  • Siti Zumrotul Maulida Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Author
  • Krismonika Khoirunnisa Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Author
  • Oktavia Winda Lestari Universitas Islam Malang Author
  • Muhammad Shobir Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Author

Abstract

Pisuhan dalam bahasa Jawa digunakan dalam konteks untuk menjalin keakraban, sarana bercanda, sarana mengumpat, dan lain-lain. Penelitian deskriptif kualitatif ini digunakan untuk mendeskripsikan tiga permasalahan, yaitu pisuhan sebagai penanda kepribadian seseorang, pisuhan sebagai bentuk revitalisasi bahasa Jawa, dan pisuhan sebagai penanda silang bahasa pada komunikasi verbal. Data pada penelitian ini yaitu berupa pisuhan unsur hewan. Sumber data dari penelitian ini adalah tuturan pisuhan unsur hewan yang diujarkan oleh masyarakat pengguna bahasa Jawa. Data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode analisis teks dan wacana lisan. Dalam metode ini dilakukan analisis terhadap teks referen pisuhan unsur hewan dengan makna asli yang ada di kamus bahasa Jawa untuk mengidentifikasi struktur, makna, dan pola yang muncul dalam bahasa. Temuan dalam penelitian ini adalah ditemukannya 25 pisuhan unsur hewan yang sering digunakan pemuda untuk berkomunikasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa “silang bahasa” merupakan budaya komunikasi yang sering digunakan di masyarakat. Dengan berbagai konteks komunikasinya, silang bahasa memiliki berbagai tujuan, yaitu untuk meluapkan emosi, menyamarkan nama panggilan, menjalin keakraban dengan teman, dan lain-lain.

References

Adhiguna, I. M. P., Susrawan, I. N. A., & Erawan, D. G. B. (2019). "Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI MIPA 7 SMAN 7 Denpasar Tahun Pelajaran 2018 / 2019". Jurnal Bakti Saraswati, 08(02), 204—211. Retrieved from http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/baktisaraswati/article/view/620

Clancy, B., & O’Keeffe, A. (2015). Pragmatics: In The Cambridge Handbook of English Corpus Linguistics. https://doi.org/10.1007/9781139764377.014

Colleoni, E., Rozza, A., & Arvidsson, A. (2014). Echo Chamber or Public Sphere? Predicting Political Orientation and Measuring Political Homophily in Twitter using Big Data. Journal of Communication, 64(2), 317—332. https://www.researchgate.net/publication/260993025_Echo_Chamber_or_Public_Sphere_Predicting_Political_Orientation_and_Measuring_Political_Homophily_in_Twitter_Us ing_Big_Data

Khoirunnisa, K., Oktavia Winda Lestari., et al. (2022). “Benefits of Idiom Construction on Vocabulary Development in Indonesian Dictionary: Study of Lexical Semantic”. Proceedings of the 2nd International Conference on Languages and Arts Across Cultures (ICLAAC 2022), 113—120. https://www.atlantis-press.com/proceedings/iclaac- 22/125978248

Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lestari, Oktavia Winda., Widiastuti, Yuanita., Jazeri, Mohamad., & Busri, Hasan. (2022). Lexicon in Tradition Kuih Ashura Malay Society Nakhon Si Thammarat Thailand: An Ethnolinguistik Study. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra Vol.6, No.2, August, 2022. https://doi.org/10.26858/eralingua.v6i2.32622

Masfufah, N. (2010). Kesantunan Bentuk Tuturan Direktif di Lingkungan SMA Negeri 1 Surakarta. Retrieved August 22, 2023, from https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/13403/MjgwNjQ=/Kesantunanbentuk- tuturan-direktif-di-lingkungan-SMA-Negeri-1-Surakarta-abstrak.pdf.

Maulida, Siti Z., Fakhriyyah Asmay A. & Krismonika K. “Psikolinguistik, Neurolinguistik, dan Metafora Kognitif Komputer dalam Perkembangan Bahasa Teknologi Kecerdasan Buatan”. Konferensi Lalonget IV: Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. (2023). 110—121. http://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/ghancaran/article/view/11734/3681.

Noermanzah, M. (2019). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi, Citra Pikiran, dan Kepribadian. Prosiding Semiba: Seminar Nasional Bulan Bahasa, 306—319. Retrieved Desember 12, 2023, from https://ejournal.unib.ac.id/index.php/semiba/article/download/11151/5537.

Nurjayanti, P. L. (2020). Tingkat Tutur Bahasa Jawa. INA-RXIV, 1—8. Retrieved Desember 06, 2023, from https://osf.io/preprints/inarxiv/k3q7u/.

Rochayah & Misbach Djamil. (1995). Sosiolinguistik. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Siregar, B. U., Syahrial Isa & Chairul Husni. (1998). Pemertahanan Bahasa dan Sikap Bahasa: Kasus Masyarakat Bilingual di Medan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemdikbud.go.id/3339/1/Pemertahanan%20Bahsa%20dan%20Sikap% 20Bahasa.pdf.

Solodka, A., Oksana F., Oksana H., & Oleksandr S. “Cross-cultural Language Learning: Interpretative Engagement”. Arab World English Journal (AWEJ), 12(3), 82—96. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1324108.pdf.

Tim Pengembangan Kamus Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. “Pisuhan” diakses secara daring melalui laman https://kbji.kemdikbud.go.id/terjemahan/detail?kata=pisuh+%28pisuhan%29, Rabu, 3 Januari 2024.

Wulan, S. H. (2013). Pembelajaran Bahasa Jawa sebagai Pembentukan Jati Diri Bangsa. Kejawen, 1(3), 112—124. Retrieved Desember 24, 2023, from http://staffnew.uny.ac.id/upload/198407202010122005/penelitian/artikeljurnal-kejawen- upload.pdf.

Downloads

Published

2025-05-17