Kesantunan Berbahasa Antarordinat dan Antarbudaya: Bahasa Lokal dan Kehalusan Akal-Budi Generasi Muda
Abstract
Bahasa secara esensial tidak hanya sebatas sistem lambang bunyi atau buah dari konsep pemikiran, tapi juga menjelma menjadi media penghalus perasaan. Tujuan penelitian ini menyibak fenomena kesantunan berbahasa generasi muda antarbudaya dan antartingkatan. Data berupa permasalahan kesantunan berbahasa yang bersumber dari cuitan di media sosial X. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen, dan dianalisis melalui model analisis isi berpendekatan Sosiopragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan hal-hal yang bersifat kultural pada tuturan menciptakan dinamika dalam berkomunikasi antarsuku. Kekurangan pemahaman dan adanya perasaan superioritas menghasilkan degradasi kesantunan dalam praktik berbahasa. Misalnya budaya unggah-ungguh bahasa Jawa yang menjadi permasalahan bagi penutur metropolitan. Honorifik “Mbak” dan ucapan “terima kasih” kepada pekerja yang dianggap kelas rendah menjadi permasalahan karena oleh sebagian kelompok justru dianggap perilaku kampungan. Kesantunan antartingkatan seperti antara mahasiswa-dosen atau junior-senior juga kerap diperdebatkan. Hubungan super/subordinat seharusnya berbanding lurus dengan kesantunan tuturan, tetapi dalam praktiknya ditemukan penggunaan bahasa nonformal dan tindak tutur yang mengancam muka mitra tutur. Dengan kata lain, terdapat permasalahan kesantunan berbasis kelas sosial baik dalam bentuk perbedaan regional dan/atau suku hingga latar belakang usia dan pendidikan. Adapun bahasa lokal yang kental dengan tingkat tutur diharapkan dapat memiliki peran dalam menumbuhkan kesantunan bagi generasi muda.
References
Ardiani, E. R. F., Noviana, I., Mariana, A., & Nurrohmah, S. (2021). Kesantunan Berkomunikasi pada Media Sosial di Era Digital. Sultan Agung Fundamental Research Journal, 2(2), 65-76. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/safrj/article/view/17981
Arnawa, N. N., & Sudarti, N. W. (2023). Menjaga Terang Menghindar dari Gelap: Urgensi Pembelajaran Sikap Berbahasa sebagai Upaya Pencegahan Kejahatan Penggunaan Bahasa Indonesia. Pedalitra: Prosiding Pedagogi, Linguistik, dan Sastra, 3(1), 149-157. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/pedalitra/article/view/3356/2301
Asdar. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Pustaka AQ.
Astuti, T. (2014). Variasi Bahasa dan Tingkatan Sosial Masyarakat Jawa dan Sunda (Tinjauan Teoritis dan Deskriptif terhadap Kasus Penggunaan Bahasa di Masyarakat). Jurnal Perspektif Pendidikan, 8(1), 45-54. https://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JPP/article/view/452
Brown, R., & Gilman, A. (1968). The Pronouns of Power and Solidarity, Readings in the Sociology of Language. Massachusetts: MIT Press.
Chaer, Abdul. (2010). Kesantunan Berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.
Essing, E. A. (2021). Peran Masyarakat Talaud Dalam Meningkatkan Kebudayaan Alam Porodisa Ditinjau Dalam Perspektif Ekologi. DA'AT: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 74-86. DOI: https://doi.org/10.51667/djtk.v2i2.487
Hamidah, H. (2017). Kesantunan Berbahasa sebagai Upaya Meraih Komunikasi yang Efektif. Arkhais-Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 28-35. DOI: https://doi.org/10.21009/ARKHAIS.081.04
iNews.id. (2021, July 7). Bilang Makasih ke Satpam saat Dibantu Nyeberang di Jakarta, Putri Keraton Yogya Diejek Kampungan. iNews.ID. https://yogya.inews.id/berita/bilang-makasih-ke-satpam-saat-dibantu-nyeberang-di-jakarta-putri-keraton-yogya-diejek-kampungan/2
Iswara, A. A., & Susana, K. Y. (2019). Analisis Kesantunan Bahasa Media Sosial: Komunikasi Mahasiswa kepada Dosen STMIK STIKOM Indonesia. KULTURISTIK: Jurnal Bahasa dan Budaya, 3(2), 10-29. https://doi.org/10.22225/kulturistik.3.2.1185
Jannati, W. (2020). Interferensi Gramatikal Bahasa Aceh dalam Pemakaian Bahasa Indonesia Ragam Tulis Siswa Kelas VII SMP N 1 Indrapuri Kabupaten Aceh Besar dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Bacaan dalam Pembelajaran Menulis Teks Narasi. Masters thesis, UNIMED. http://digilib.unimed.ac.id/40330/
Jayanti, M., & Subyantoro, S. (2019). Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Teks di Media Sosial. Jurnal Sastra Indonesia, 8(2), 119-128. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/article/view/33718
Jumanto. (2014). Politeness and Camaraderie: How Types of Form Matter in Indonesian Context. The Second International Conference on Education and Language (2nd ICEL). Bandar Lampung University (UBL), Indonesia.
Khasanah, I., Lestari, T. P., & Ayu, J. I. (2014). Refleksi Penggunaan Tu – Vous dari Sudut Pandang Anak dalam Film “Le Petit Nicolas.” Jurnal Lingkar Widyaiswara, 1(3), 29–39. https://juliwi.com/published/E0103/Paper0103_29-39.pdf
Leech, G. (2011). Prinsip-Prinsip Pragmatik. Terjemahan M.D.D Oka. Jakarta: UI Press.
Listiyani, M., Nasokah, N., & Ali Mu'tafi, A. (2023) Implementasi Tiga Kata Ajaib (Maaf, Tolong dan Terimakasih) dalam Pembentukan Karakter Sosial Siswa Kelas 3 di SD Al-Madina Tahun 2022/2023. Repositori FITK UNSIQ. http://repo.fitk-unsiq.ac.id/id/eprint/1799/1/ARTIKEL%20TIGA%20KATA%20AJAIB.pdf
Mardiah, Z., Dewi, K. R., Tausi, E. M., & Azizah, S. F. N. Sapaan “Mbak” dan “Mas” Merebak Digunakan di Jakarta Sebuah Kajian Sosiolingustik. In Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya, 2018, 532-536. https://kolita.atmajaya.ac.id/assets/uploads/K16/532-536%20Zaqiatul%20Mardiah,%20Kharisma%20Rosma%20Dewi,%20Elco%20Mytha%20Tausi,%20Siti%20Fajriah%20Nur%20Azizah.pdf
Mayasari, F. E. (2014). Penggunaan Bahasa Madura Di Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo: Kajian Sosiolinguistik. Skripsi thesis, Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/14683/
Megaria, M. (2021). Bentuk Imperatif Bahasa Lampung dalam Kampanye Protokol Kesehatan di Era Pandemi Covid-19. Tutur: Cakrawala Kajian Bahasa-Bahasa Nusantara, 7(1), 84-93. http://repository.lppm.unila.ac.id/39794/
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3). https://jikm.upnvj.ac.id/index.php/home/article/view/102/71
Miles, M. B, & Huberman, A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru (Penerjemah Universitas Indonesia, Terjemahan dari Sage Publications). Jakarta: UI Press.
Perbina, Isadora. (2022). Konstruksi Kalimat Imperatif Dalam Bahasa Batak Karo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Seni dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi. https://repository.unja.ac.id/38590/
Rahardi, R. K. (2019). Mendeskripsi Peran Konteks Pragmatik: Menuju Perspektif Cyberpragmatics. Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 3(2), pp. 164–178. http://dx.doi.org/10.31002/transformatika.v3i2.2333
Salamah, S., Setiawati, E., & Wahyuni, L. (2023). Kesantunan pada Pro-Kontra Pemaknaan Tuturan “Semua Orang adalah Lonte” di Media Sosial Twitter: Sebuah Tinjauan Semantik dan Pragmatik Siber. In Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 2023, 213-226. https://www.kimli.mlindonesia.org/index.php/kimli/article/download/116/111
Setiawati, E., & Arista, H. D. (2018). Piranti Pemahaman Komunikasi dalam. Wacana Interaksional (Kajian Pragmatik). Malang: UB Press.
Setyadi, A. (2021). Budaya Kesantunan Penggunaan Kata: Maaf, Tolong, Terima Kasih dalam Berkomunikasi. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 5(1), 87-93. https://doi.org/10.14710/endogami.5.1.87-93
Suhandra, I. R. (2014). Sapaan dan Honorifik. Society, 5(1), 99-115. https://core.ac.uk/download/pdf/266979202.pdf
Suhardi, dkk. (1985). Sistem Sapaan Bahasa Jawa. Yogyakarta: Balai Penelitian.
Sukarismanti. (2019). Sapaan dalam bahasa Mbojo: Ke Arah Sikap Kesantunan Berbahasa dalam Perspektif Budaya Nusantara. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(2). https://doi.org/10.30738/sosio.v5i2.4389
Suwija, I. N., Mulyawan, I. N. R., & Adhiti, I. A. I. (2019). Tingkat-tingkatan bicara bahasa Bali (dampak anggah-ungguh kruna). Sosiohumaniora, 21(1), 90-97. https://www.researchgate.net/publication/332803913_tingkat-tingkatan_bicara_bahasa_bali_dampak_anggah-ungguh_kruna#read
Syukur, A. (2019). Ragam Bahasa Gaul di Pasar dan Terminal Bojonegoro. EDU- ΚΑΤΑ, 5(1), 79-88. https://doi.org/10.52166/kata.v4i1.1009
Yus, F. (2011). Cyberpragmatics, Internet-mediated Communication in Context. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.
Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan (Cetakan Kelima). Jakarta: Yayasan Obor.