Analisis Penggunaan Satuan Lingual Menggembirakan dengan Makna Metafungsional: (Kajian SFL)
Abstract
Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa aglutinatif dapat membentuk berbagai kata dengan proses afiksasi. Salah satu satuan lingual dalam bahasa Indonesia, ‘menggembirakan’ yang terdiri atas kata dasar gembira dan afiks {meng-} dan {-kan} memiliki ciri-ciri yang unik. Kata ‘menggembirakan’ dapat diklasifikasikan sebagai verba dan dapat mengubah kelas katanya menjadi adjektiva tanpa perubahan bentuk kata. Namun, hal tersebut membuat penutur bahasa Indonesia mengalami kesulitan untuk memilih penggunaannya yang tepat. Maka, identifikasi perbedaan kedua kelas kata yang dimiliki satuan menggembirakan perlu diidentifikasi, dan juga penggunaan satuan menggembirakan oleh penutur bahasa Indonesia perlu dideskripsikan. Analisisnya dilakukan dengan pengamatan makna metafungsional dalam teori Sistemik Fungsional Linguistik yang mengamati suatu klausa dari segi tiga dimensi makna. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan satuan ‘menggembirakan’ sebagai verba dan adjektiva terletak pada perbedaan fungsinya dalam makna ideasional. Selain itu, dari penggunaannya oleh penutur bahasa Indonesia, dapat diamati penggunaan ‘menggembirakan’ yang bersifat ambiguitas yang disertai fenomena pelesapan preposisi yang membentuk sirkumstasi klausa dan fenomena perubahan fungsi adverbia kualitatif ‘sangat’.
References
Artawa, Ketut, dkk. (2019). Adjectives of emotion and their corresponding derived verbs, a typological perspective. [online] tersedia: https://erepo.unud.ac.id/id/eprint/31829/.
Alwi, dkk. (2017). Tata bahasa baku bahasa indonesia (edisi keempat). Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia VI Daring. [online] tersedia: https://kbbi.kemdikbud.go.id.
Eggins Suzanne. (2004). An introduction to systemic functional grammar (2nd ed.). New York: Continuum.
Halliday, M.A.K.. (2004). An introduction to functional grammar (3rd ed.). London: Hodder Arnold.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2023, November 21). Bahasa Indonesia Disetujui Menjadi Bahasa Resmi Sidang Umum UNESCO. Dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/11/bahasa-indonesia-disetujui-menjadi-bahasa-resmi-sidang-umum-unesco
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus linguistik (edisi keempat). Jakarta: Gramedia.
Pusat Bahasa Departmen Pendidikan Nasional. (2009). Kamus bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa.
Wiratno, Tri. (2021). Pengantar ringkas: linguistik sistemik fungsional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.