Kata “yang” dan “untuk” dalam Bahasa Indonesia: Suatu Tinjauan Sederhana
Keywords:
fungsi, posisi, untuk, yangAbstract
Makalah ini bertujuan untuk menganalisis kata yang dan untuk dalam bahasa Indonesia. Kedua kata itu (yang dan untuk) dianalisis secara sederhana dari segi fungsi dan posisi di dalam konstruksi kalimat. Data utama makalah ini bersumber dari bahasa lisan, sedangkan data tulis berfungsi sebagai pelengkap. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan metode cakap yang disertai berbagai tekniknya. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode distribusional disertai berbagai tekniknya. Hasil analisis menunjukkan hal-hal berikut. Kata yang dan untuk sama-sama dapat berfungsi sebagai penghubung klausa, yaitu klausa dasar dan klausa penggabung. Di samping itu, juga sama-sama dapat berfungsi sebagai pengganti nomina, baik nomina objek maupun subjek. Apabila dilihat dari segi posisi dalam konstruksi kalimat, kata yang cenderung terletak setelah nomina objek dan nomina subjek. Sebaliknya, kata untuk cenderung terletak setelah klausa dasar. Persamaan lainnya adalah kata yang dan untuk cenderung diikuti secara langsung oleh predikat verba, baik verba transitif maupun intransitif. Jadi, dapat dikatakan bahwa yang dan untuk mempunyai pangkal tolak permasalahan yang berbeda. Artinya, titik tolak permasalahan kata yang terletak pada nomina, baik subjek maupun objek. Sebaliknya, titik tolak permasalahan kata untuk terletak pada predikat verba.
References
Alwi, Hasan dkk. (2003). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Beratha, N.L. (2012). “Frasa Bahasa Bali Kuna dan Perkembangannya ke Bahasa
Bali Modern”. Jurnal Kajian Bali.
Djajasudarma, T. Fatimah. (1993). Metode Linguistik (Ancangan Metode Penelitian dan Kajian). Bandung: Eresco.
Givon, T. (1984). Syntax: A Functional-Typological Introduction. Volume I.
Amsterdam/Philadelphia: John Benjamins Publishing Company.
Indriyani, Ratna, dan Wedhayanti. (1983). Sintaksis yang dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Balai Penelitian Bahasa.
Keraf, Gorys. (1984). Tata Bahasa Indonesia. Ende Flores: Nusa Indah.
Kridalaksana, Harimurti. (1982). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Kridalaksana, Harimurti. (1984). “Kategori Sintaksis dalam Bahasa Indonesia”. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Purwo, Bambang Kaswanti. (1984). Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PN
Balai Pustaka. Diterbitkan dalam Seri ILDEP.
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Tim Penyusun. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Verhaar, J.W.M. (1981). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.