Metafora Konseptual dalam Novel Renjana: Kajian Semantik Kognitif

Authors

  • I Made Joni Fristyawan Universitas Udayana Author
  • Ni Putu Liana Widya Santhi Universitas Udayana Author

Keywords:

metafora konseptual, novel, skema citra

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis metafora konseptual serta skema citra yang terdapat dalam suatu karya sastra berupa novel. Data dalam penelitian ini diperoleh dari novel berjudul Renjana yang ditulis oleh Elizabeth Alicia. Penelitian ini menerapkan metode dokumentasi dan teknik catat untuk pengumpulan data, sedangkan dalam analisis data penelitian ini menggunakan metode kualitatif disertai dengan teori metafora konseptual oleh Lakoff dan Johnson (2003) dan teori skema citra oleh Croft dan Cruse (2004). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 10 metafora struktural, 15 metafora orientasional, dan 30 metafora ontologis. Sementara itu, terdapat 6 jenis skema citra dalam novel ini, antara lain skema citra kekuatan (kekuatan melawan, paksaan, pemberdayaan, tarikan, dan pengendalian), skema citra ruang (naik-turun), skema citra wadah (penahanan), skema citra kesatuan/keberagaman (penggabungan dan penghubung), skema citra skala (jalan), dan skema citra identitas (sepadan). Dengan demikian, pemanfaatan beragam jenis metafora konseptual yang diperkaya dengan rincian skema citra yang khusus dan mendetail dalam novel Renjana berkontribusi secara signifikan terhadap pengayaan narasi dan kedalaman tekstual yang dihadirkan.

References

Coulthard, M., Johnson, A., & Wright, D. (2016). An introduction to forensic linguistics: Language in evidence. Routledge

Hasrida, Ratman, Najamuddin, Penerapan Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembeajaran IPA tentang Sumber Daya Alam di Kelas IV SDN Keurea Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali, Jurnal Kreatif Tadulako Online, Vol. 3 No 1, 178-179.

Herwin, Mahmudah, Saleh, (2021), Analisis Kejahatan Berbahasa dalam bersosial media (linguistik forensik), Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 17 Nomor 2, 160

Hua Liu, Charlotte & Matthews, R. (2005), Vygotsky’s Philosophy: Constructivism and its criticism examined. International Education Journal, 6(3), 387-391.

Hugo Warami, (2022), Kejahatan Bahasa di Wilayah Hukum Papua Barat: Kajian Linguistik Forensik, Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 77. Kompasiana.com, “Kerja Sama Ahli Digital Forensik dan Ahli Linguistik Forensik dalam Pembuktian Kasus Pencemaran Nama Baik Tempo.co, “Digital Forensik : Pengertian, Kegunaan, dan Tahapan”, https://nasional.tempo.co/read/1616840/digital-forensik-pengertian-kegunaan-dan-tahapan, 28/07/2022diakses pada tanggal 12 Desember 2023,

Lilis, Aceng, (2020) Dadang, Linguistik Forensik Terhadap Perbuatan Tidak Menyenangkan Di Media Sosial, Vol. 12 No. 03, 261.

Andi, Vania, Feby, Nabila, Kayla, Mulyadi, Karina, Fenomena Maraknya Kasus Pencemaran Nama Baik dalam Bermedia Sosial dalam Masyarakat Ditinjau dari UU ITE. Madina: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Volume 1, Nomor 5, Juni 2023, H-361-363

Mahsun, Linguistik Forensik: Memahami Forensik Berbasis Teks Dalam Analogi DNA, Depok: PT RAJA GRAFINDO PERSADA, 25-26.

Marwin, Fatimah, & Yusuf, (2011), Teori Belajar Konstruktivisme Vygotsky dalam Pembelajaran Matematika, Sigma (Suara Intelektual Gaya Matematika), Vol.3, Ed.1, 42.

Nuryani, Makyun Monita, Syihaabul, Bambang, (2023). Perseteruan Bahasa: Sebuah Kajian Linguistik Forensik atas Wawancara Pengacara, Madah: jurnal Bahasa dan Sastra, Vol. 14, 49.

Nur Padilah Muhammad (2020), Penggunaan Bahasa Indonesia Di Media Sosial Yang Berdampak Hukum Berdasarkan Linguistik Forensik, tesis, Universitas Negeri Makasar, 90

Olsson, J., & Luchjenbroers, J. (2013). Forensic linguistics. A&C Black.

Sholihatin, Endang (2015). Analisis structure Defamition: Study Forensic Lingusitics International Conference on Democracy and Accountability (ICoDA).

Warami, H. (2018). Integrasi Ilmu Linguistik dalam Wacana Politik Undang-Undang Otonomi Khusus

Downloads

Published

2025-05-17