GAMBARAN PERSEPSI PEMANDU WISATA ARUNG JERAM TERHADAP BANTUAN HIDUP DASAR TENGGELAM PADA WISATAWAN DI SUNGAI AYUNG UBUD KABUPATEN GIANYAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/Kata Kunci:
bantuan hidup dasar tenggelam, persepsi, pemandu wisata, tenggelamAbstrak
Kegawatdaruratan bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan pada siapa saja. Salah satu bentuk kegawatdaruratan yang sering terjadi di perairan adalah tenggelam. Seorang pemandu wisata dapat mengalami kejadian tenggelam karena kurangnya persiapan dalam melakukan rafting. Kematian akibat kejadian tenggelam dapat dicegah dengan melakukan Bantuan Hidup Dasar secara tepat dan cepat. Bantuan Hidup Dasar Tenggelam menjadi peran penting dalam mengantisipasi kejadian tenggelam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pemandu wisata dan gambaran persepsi pemandu wisata Arung Jeram terhadap Bantuan Hidup Dasar Tenggelam di Sungai Ayung Ubud, Kabupaten Gianyar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif melibatkan 34 pemandu wisata. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan pemandu wisata kemudian menjawab 25 pernyataan tentang kuesioner persepsi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden yaitu 34 tahun, responden didominasi laki-laki 33 orang (97,1%), tingkat pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas 12 orang (35,3%), pengalaman menjadi pemandu wisata mayoritas terjatuh dari perahu 17 orang (50,0%), mayoritas persepsi positif dari pemandu wisata 31 orang (91,2%). Berdasarkan hal tersebut, menunjukkan persepsi dari pemandu wisata mayoritas dalam kategori positif yang artinya memiliki persepsi yang baik terhadap pentingnya bantuan hidup dasar tenggelam.



