PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI PEMANTAUAN KESEHATAN JIWA (SIMANJA) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA KORBAN BULLYING DI SMP NEGERI 2 SUKAWATI
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2024.v12.i06.p07Kata Kunci:
aplikasi SIMANJA, bullying, kecemasan, kesehatan jiwa, remajaAbstrak
Tingginya tingkat kecemasan pada remaja korban bullying memerlukan intervensi yang efektif melalui penggunaan teknologi informasi. Temuan ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan aplikasi pemantauan kesehatan jiwa (SIMANJA) terhadap tingkat kecemasan pada remaja korban bullying. Penelitian diterapkan dengan metode kuantitatif melalui desain quasi eksperimen, melibatkan 42 responden di SMP Negeri 2 Sukawati yang terbagi dalam kelompok kontrol serta intervensi melalui teknik simple random sampling. Data diperoleh dengan penyebaran kuesioner tingkat kecemasan, dan memberikan instalasi aplikasi SIMANJA pada kelompok intervensi. Hasil temuan menjelaskan dalam kelompok intervensi sebanyak 18% tidak cemas, 71% cemas ringan, 9% cemas sedang, terjadi penurunan proporsi tingkat kecemasan sebanyak 5 responden (23,80%), sedangkan pada kelompok kontrol menunjukkan 29% cemas ringan, 71% cemas sedang, terjadi peningkatan proporsi tingkat kecemasan sebanyak 12 responden (57,14%). Aplikasi pemantauan kesehatan jiwa (SIMANJA) memiliki pengaruh signifikan (p = 0.025) dalam mengurangi tingkat kecemasan pada remaja korban bullying. Oleh karena itu dapat direplikasi dan dikembangkan dalam penanganan kesehatan jiwa remaja, khususnya yang mengalami bullying.



