GAMBARAN KARAKTERISTIK GEJALA KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN COVID-19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2025.v13.i05.p15Keywords:
KIPI, mahasiswa keperawatan, vaksin COVID-19Abstract
Vaksin Corona Virus Disease 19 (COVID-19) merupakan sel utuh yang dimatikan atau dilemahkan sehingga pada saat dimasukkan ke dalam tubuh dengan demikian dapat berpotensi menyebabkan beragam efek imunologis yang disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi bukan hanya memberikan gejala lokal seperti nyeri pada area penyuntikan dan demam, tetapi juga menimbulkan gejala berat seperti vertigo dan sesak napas. Hasil mini survei menunjukkan beberapa mahasiswa keperawatan memiliki gejala KIPI, yakni demam, pusing, nyeri pada lokasi penyuntikan, sesak, mual, pegal, mengantuk, dan lapar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik gejala KIPI pada 325 mahasiswa, teknik sampling yang telah digunakan adalah purposive sampling, sebanyak 180 responden dengan kriteria inklusi mahasiswa yang telah menerima vaksin COVID-19. Hasil karakteristik gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada mahasiswa keperawatan yaitu, nyeri pada area penyuntikan 141 (78,33%), panas pada area penyuntikan 47 (26,11%), demam 108 (60,00%), nyeri otot 137 (76,11%), lemas 116 (66,44%), nyeri sendi 75 (41,67%), pusing 56 (31,11%), nafsu makan menurun 36 (20%), vertigo 20 (11,11%), dan sesak napas 5 (2,78%). Mayoritas mahasiswa keperawatan mengalami gejala KIPI ringan yaitu, nyeri pada area penyuntikan sebanyak (78,33%) akan tetapi, beberapa mahasiswa keperawatan yang mengalami gejala KIPI berat seperti vertigo sebanyak (11,11%). Peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan metode univariat dengan menggunakan metode deskriptif analitik.



