HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2024.v12.i06.p03Kata Kunci:
diabetes melitus tipe 2, dukungan keluarga, kepatuhan dietAbstrak
Diabetes melitus tipe 2 sering disebut silent killer disease, karena seringkali pasien tidak menyadari dirinya mengalami diabetes hingga muncul komplikasi. Salah satu pilar pengelolaan diabetes melitus yang penting adalah pengaturan diet. Pada penderita diabetes melitus tipe 2, diet merupakan dasar penatalaksanaan yaitu pengaturan makan dengan memberikan dan memperhatikan unsur makanan esensial sesuai dengan kebutuhan energi. Dukungan keluarga adalah salah satu faktor yang berkontribusi kuat untuk mempengaruhi akan kepatuhan diet pada pasien diabetes tipe 2. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet diabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas 1 Denpasar Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study yang dilaksanakan pada Bulan April-Juni 2024. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan didapatkan 31 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Alat ukur yang digunakan adalah Hensarling Diabetes Family Support scale untuk mengukur dukungan keluarga dan Perceived Dietary Adherence Questionnaire untuk mengukur kepatuhan diet. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dukungan keluarga pada pasien diabetes melitus tipe 2 sebagian besar baik, yaitu sebanyak 28 orang (53,7%). Kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe 2 tertinggi sebanyak 19 orang (61,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif kuat yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p-value = 0,000 ; rₛ = 0,634). Dari penelitian ini, diharapkan bagi penelitian selanjutnya dapat menambahkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi dukungan keluarga terhadap kepatuhan diet.



