HUBUNGAN DIGITAL HEALTH LITERACY PERAWAT DENGAN PENERAPAN DOKUMENTASI METODE ELECTRONIC MEDICAL RECORD (EMR) DI RUANG RAWAT INAP RSUP PROF. DR. I.G.N.G. NGOERAH
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2024.v12.i06.p04Keywords:
digital health literacy, dokumentasi asuhan keperawatan, electronic medical record, perawatAbstract
Literasi Kesehatan Digital (DHL) mengacu pada kemampuan seseorang untuk mencari, menilai, dan menggunakan informasi kesehatan bersama dengan menggunakan teknologi digital. DHL bagi perawat sangat penting dalam penerapan EMR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara DHL perawat dengan penerapan dokumentasi metode EMR di ruang rawat inap RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah. Metode penelitian analitik korelasional diterapkan. Pada bulan Mei 2023, penelitian ini dilakukan pada perawat ruang rawat inap. Kuesioner penilaian mandiri skala kompetensi informatika keperawatan (SANICS) dan kuesioner literasi e-kesehatan Cina (C-eHLS) digunakan untuk DHL. Kuesioner evaluasi rekam medis elektronik digunakan dalam kuesioner EMR dari sudut pandang pengguna. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara DHL berdasarkan SANICS dan implementasi dokumentasi metode EMR dengan nilai p-value<0,001 dan hubungan yang digambarkan sebagai kuat (R = 0,622), serta hubungan yang signifikan antara DHL berdasarkan C-eHLS dan implementasi dokumentasi metode EMR dengan nilai p-value<0,001 dan hubungan yang digambarkan sebagai moderat (R = 0,407). Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang baik antara Digital Health Literacy perawat dengan penggunaan dokumentasi metode EMR di ruang rawat inap. Rumah sakit diharapkan dapat membuat Kebijakan Kesehatan Digital untuk membantu pengembangan literasi kesehatan digital perawat dan pengembangan sistem EMR.



