HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN MANAJEMEN DIRI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR UTARA

Authors

  • Ni Luh Gede Pasek Puspayani Universitas Udayana Author
  • Ni Kadek Ayu Suarningsih Universitas Udayana Author
  • Gusti Ayu Ary Antari Universitas Udayana Author
  • Nyoman Agus Jagat Raya Universitas Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/coping.2025.v13.i04.p05

Keywords:

hipertensi, manajemen diri, resiliensi

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan manajemen diri yang konsisten. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam perilaku manajemen diri adalah resiliensi, yakni kemampuan individu untuk beradaptasi dan bangkit dari tekanan atau kesulitan. Resiliensi yang tinggi dapat memperkuat kemampuan penderita hipertensi dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dan manajemen diri pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas II Denpasar Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Sebanyak 84 penderita hipertensi terlibat dalam penelitian yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan kuesioner Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ). Hasil penelitian menunjukan rata-rata responden berusia 61,63 tahun, rata-rata mengalami hipertensi selama 5,69 tahun, berjenis kelamin perempuan 52 orang (61,9%), pendidikan SMA 32 orang (38,7%), mayoritas memiliki resiliensi sedang 49 orang (58,3%) dan memiliki manajemen diri sedang 50 orang (59,3%). Hasil analisis enunjukkan ada hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan manajemen diri (p= 0,000; r=0,887). Simpulan penelitian ini adalah semakin tinggi resiliensi, maka semakin baik perilaku manajemen diri pada penderita hipertensi. Oleh karena itu, penderita hipertensi disarankan untuk terus mencari informasi mengenai penyakitnya, menjaga kesehatan mental, meningkatkan efikasi diri, mencari dukungan sosial yang positif, serta meningkatkan optimisme untuk meningkatkan resiliensi sehingga dapat mendukung perilaku manajemen diri secara optimal.

 

Downloads

Published

2025-09-02