Physiotherapy for Dyspnea and Thoracic Expansion in Pleural Effusion: A Case Report

Authors

  • Fahra Fadhilla Professional Physiotherapy Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 57176, Indonesia Author
  • Isnaini Herawati Professional Physiotherapy Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 57176, Indonesia Author
  • Mulatsih Nita Utami Regional General Hospital of Dungus, Madiun, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/mifi.000001807

Keywords:

Pleural Effusion, Dyspnea, Breathing Exercises, Thoracic Expansion, Pulmonary Rehabilitation

Abstract

Background: Efusi pleura merupakan kondisi akumulasi cairan abnormal di rongga pleura yang dapat mengganggu ventilasi paru, menurunkan ekspansi toraks, serta meningkatkan derajat sesak napas. Kondisi ini berdampak pada penurunan kapasitas fungsional pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen fisioterapi melalui deep breathing exercise dan chest therapy exercise dalam menurunkan derajat sesak napas dan meningkatkan ekspansi toraks pada pasien efusi pleura di RSUD Dungus.

Methods: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada seorang pasien laki-laki berusia 77 tahun dengan diagnosis efusi pleura et causa pneumonia. Intervensi berupa deep breathing, thoracic expansion exercise, serta latihan fungsional diberikan sebanyak 3 kali per minggu dengan durasi 30 menit per sesi selama 6 kali pertemuan. Evaluasi dilakukan menggunakan Borg Scale untuk sesak napas, mMRC untuk kapasitas fungsional, pengukuran ekspansi toraks, peak flow meter, dan incentive spirometry (Voldyne).

Results: Hasil menunjukkan adanya penurunan derajat sesak napas berdasarkan Borg Scale dari 5 menjadi 2 serta peningkatan kapasitas fungsional dari mMRC 2 menjadi 1. Selain itu, terjadi peningkatan ekspansi toraks dari 2 cm menjadi 3 cm pada regio pengukuran. Nilai peak flow meter dan kapasitas inspirasi juga mengalami peningkatan meskipun belum mencapai nilai normal, yang menunjukkan adanya perbaikan fungsi ventilasi paru.

Conclusion: Intervensi fisioterapi berupa deep breathing exercise dan thoracic expansion exercise efektif dalam menurunkan sesak napas dan meningkatkan fungsi respirasi pada pasien efusi pleura. Intervensi ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas fungsional pasien.

 

Downloads

Published

2026-05-12