PENGARUH TERPAAN KONTEN VIRAL PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP TINGKAT FOMO (FEAR OFMISSING OUT) DI KALANGAN GEN Z DI DENPASAR

Authors

  • Agung Loka Jnanatepasa Universitas Udayana Author
  • Ni Made Ras Amanda Gelgel Universitas Udayana Author
  • Made Vairagya Yogantari Universitas Udayana Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/ngtcx395

Keywords:

Denpasar , FOMO, Gen Z, Tiktok, Viral

Abstract

Gen Z dikenal sebagai kelompok masyarakat yang mengakses Tiktok dengan durasi panjang dalam satu kali kesempatan akses. Konten yang viral biasanya memiliki jutaan tampilan dalam waktu singkat dan tinggi dalam likes, komentar, serta shares. Dengan pengguna aktif Tiktok yang tinggi di kalangan Gen Z, peran pengguna aktif Tiktok salah satunya yaitu sebagai penyebar pesan yang mengakibatkan sebuah konten menjadi viral. Konten viral yang muncul di FYP Tiktok sering kali menjadi sebuah tren yang dapat mempengaruhi pilihan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan 
untuk mengetahui pengaruh terpaan konten viral pada media sosial Tiktok terhadap tingkat FOMO di kalangan Gen Z di Denpasar. Sampel dalam penelitian ini adalah Gen Z dengan rentan usia 12 tahun sampai 27 tahun pada tahun 2024 di Denpasar yang aktif dalam penggunaan media sosial Tiktok sebanyak 100 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji korelasi tunggal, analisis regresi linear sederhana, dan uji hipotesis. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa nilai korelasi sebesar 0,784, hal ini menunjukkan bahwa pengaruh terpaan konten viral pada media sosial Tiktok berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat FOMO. Sehingga, semakin sering Gen Z terpapar konten viral, maka Gen Z akan memiliki tingkat FOMO yang lebih tinggi. Saran yang dapat diberikan olah peneliti adalah pengguna Tiktok perlu memperhatikan batas asupan informasi yang diterima baik positif maupun negatif, karena dapat berpotensi mengganggu keseimbangan produktivitas kehidupan individu.

Downloads

Published

24-12-2025