Analisis Komparasi Pengamanan Kunci Pemulihan Wallet Cryptocurrency Menggunakan Metode LSB Random dan Randomized Adaptive Edge-Based Steganography
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Cryptocurrency, Frasa Pemulihan Wallet, Steganografi, LSB Random, Adaptive Edge Based, Chi-Square AttackAbstract
Keamanan wallet aset kripto tanpa kustodian (non-custodial) bertumpu sepenuhnya pada perlindungan Frasa Pemulihan (Recovery Phrase). Kegagalan dalam mengamankan frasa ini pada medium yang rentan kerap memicu risiko peretasan dan hilangnya aset secara permanen. Sebagai solusi mitigasi, riset ini mengajukan mekanisme pengamanan alternatif menggunakan steganografi untuk menanamkan 12 kata Kunci Pemulihan berstandar BIP39 ke dalam gambar digital. Studi ini menguji dan membandingkan performa dua algoritma steganografi, yaitu Least Significant Bit (LSB) Random dan Randomized Adaptive Edge-Based. Evaluasi eksperimental memperlihatkan bahwa kedua algoritma secara meyakinkan mampu menyembunyikan data mikroskopis sebesar 132-bit. Metode Edge-Based terbukti unggul dalam menjaga presisi struktural visual (SSIM 0,999992), memiliki durasi komputasi yang jauh lebih ringkas (0,022 detik), serta lebih kebal terhadap pemindaian Chi-Square Attack (P-Value 0,7428). Pada sisi lain, metode LSB Random menunjukkan imunitas mutlak dengan PSNR yang stabil di kisaran 82 dB meski gambar penampung mengalami degradasi pencahayaan maupun kontras yang ekstrem. Kesimpulan menegaskan bahwa metode Edge-Based sangat direkomendasikan untuk keamanan visual dan statistik, sementara LSB Random ideal difungsikan sebagai metode cadangan pada media citra berkualitas rendah.