Analisis dan Pengembangan Design Aplikasi EasyBill Menggunakan Pendekatan User Centered Design
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
User Centered Design, Usability Testing, User Interface, Split bill, Blackbox TestingAbstract
Aktivitas sosial seperti makan bersama, perjalanan kelompok, maupun kegiatan komunitas sering melibatkan pengeluaran bersama yang perlu dibagi secara adil. Namun, proses pembagian biaya (split bill) masih banyak dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan perhitungan, ketidakjelasan kontribusi, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan pengeluaran bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna serta mengembangkan desain aplikasi EasyBill berbasis mobile menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD). Metode UCD digunakan karena berfokus pada keterlibatan pengguna dalam setiap tahap pengembangan, mulai dari identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan solusi desain, hingga evaluasi kegunaan (usability evaluation). Proses pengembangan desain dilakukan secara iteratif melalui dua tahap iterasi dan dievaluasi menggunakan metode Usability Testing terhadap 30 responden berusia 19–25 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada iterasi pertama aplikasi EasyBill telah memperoleh nilai usability yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi sejenis pada seluruh aspek, yaitu learnability (86,83%), memorability (85,66%), efficiency (86,66%), error (85,66%), dan satisfaction (89,86%). Setelah dilakukan perbaikan desain pada iterasi kedua, seluruh aspek mengalami peningkatan nilai menjadi learnability (92,33%), memorability (92,00%), efficiency (93,33%), error (91,33%), dan satisfaction (93,73%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan User Centered Design mampu meningkatkan kualitas usability aplikasi serta menghasilkan desain yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.