FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SELF CARE MANAGEMENT PADA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI

Authors

  • Vivi Rezky Handayani Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi Author
  • Dona Amelia Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi Author
  • Aulia Putri Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi Author

DOI:

https://doi.org/10.24843/coping.2026.v14.i03.p11

Keywords:

diabetes mellitus, dukungan sosial, health literacy, pengetahuan, self efficacy, self care management

Abstract

Semakin meningkatnya kasus Diabetes Mellitus (DM) setiap tahun memerlukan pengelolaan efektif untuk mencegah komplikasi akibat kadar gula darah tinggi. Salah satu pendekatan penting adalah self-care management, yaitu kemampuan pasien mengelola penyakit secara mandiri melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pengobatan, dan perawatan kaki. Namun, sebagian pasien masih kesulitan menjalankannya secara konsisten, yang tercermin dari tingginya angka komplikasi. Keberhasilan self-care management dipengaruhi oleh pengetahuan, efikasi diri (self-efficacy), literasi kesehatan (health literacy), dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berperan dalam self-care management pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 137 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah pengetahuan menggunakan Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ24), self efficacy menggunakan Diabetes Self Efficacy Scale (DSES), health literacy menggunakan Health Literacy Scale 19 (HLS19 Q12), dukungan sosial menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan self care management menggunakan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, self-efficacy, health literacy, dan dukungan sosial dengan self-care management (p=0,000; p<0,05) dengan koefisien korelasi masing-masing 0,536; 0,704; 0,884; dan 0,966, yang menunjukkan arah hubungan positif. Kesimpulannya, keempat faktor tersebut berhubungan signifikan dengan self-care management pada pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin. Pasien diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan, kepercayaan diri, literasi kesehatan, dan dukungan sosial sebagai dasar pengambilan keputusan terkait pengelolaan kesehatannya.    

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles