HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD BALI MANDARA
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2026.v14.i05.p02Keywords:
Kecerdasan Emosional, Kinerja, Motivasi Kerja, PerawatAbstract
Kinerja perawat berperan penting dalam kualitas pelayanan rumah sakit tetapi masih ditemukan permasalahan terkait kecerdasan emosional dan rendahnya motivasi oleh lingkungan kerja yang kurang mendukung. Kecerdasan emosional menjadikan perawat mampu mengenali, memahami, dan mengelola emosi sedangkan motivasi kerja memengaruhi komitmen perawat dalam bertugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 91 perawat. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Emotional Intelligence Inventory, Work Extrinsic and Intrinsic Motivation Scale, dan Individual Work Performance Questionnaire. Hasil uji menunjukkan kecerdasan emosional, motivasi kerja, dan kinerja perawat dalam kategori tinggi. Hasil analisis uji Spearman-Rank menunjukkan terdapat hubungan antara kecerdasan emosional dengan kinerja perawat dengan nilai p-value < 0,001 dan nilai r = 0,534. Uji hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat dengan nilai p-value < 0,001 dan nilai r = 0,502. Hasil didapatkan terdapat hubungan kecerdasan emosional dan motivasi kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara dengan kekuatan hubungan sedang. Arah hubungan positif yaitu semakin tinggi kecerdasan emosional dan motivasi kerja maka semakin tinggi kinerja perawat. Perawat diharapkan dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan motivasi kerja melalui seminar dan pelatihan.





