HUBUNGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN DENGAN KELELAHAN PASCAHEMODIALISIS PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD WANGAYA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Keywords:

Gagal Ginjal Kronis, Hemodialisis, Interdialytic Weight Gain, Kelelahan Pascahemodialisis

Abstract

Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) berkontribusi menjadi beban penyakit dunia dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Salah satu terapi pengganti ginjal yang digunakan oleh pasien GGK adalah hemodialisis. Selama proses hemodialisis, perlu dilakukan pembatasan asupan cairan sehingga tidak terjadi peningkatan Interdialytic Weight Gain (IDWG) yang berlebih. Kelelahan pascahemodialisis merupakan salah satu efek negatif yang ditimbulkan ketika IDWG pasien mengalami peningkatan yang berlebih. Apabila dampak kelelahan terus meningkat, maka akan menurunkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara IDWG dengan kelelahan pascahemodialisis pada pasien yang menjalani hemodialisis di RSUD Wangaya. Proses pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret-April 2024 di Ruang Hemodialisis RSUD Wangaya dengan desain cross sectional. Metode dalam penelitian ini adalah consecutive sampling dengan menggunakan 67 pasien CKD yang menjalani HD. Kelelahan pascahemodialisis pasien dievaluasi berdasarkan 3 aspek, yaitu keparahan gejala kelelahan menggunakan kuesioner Post Dialysis Fatigue scale (PDF Scale), sedangkan tingkat kelelahan dievalusi dengan Visual Analogue Scale (VAS), dan waktu pulih dari kelelahan pascahemodialisis dinilai dengan Time In Recovery Dialysis (TIRD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 36 (53,7%) pasien CKD yang menjalani HD memiliki IDWG dalam kategori sedang, 33 (49,3%) pasien CKD yang menjalani HD memiliki tingkat kelelahan sedang, rata-rata skor keparahan gejala kelelahan pasien CKD yang menjalani HD adalah 26,66, dan rata-rata waktu pulih pasien CKD yang menjalani HD dari kelelahan adalah 6 jam. Hasil uji menemukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara IDWG dengan kelelahan pascahemodialisis (p value = 0,008; rₛ= 0,322; α=0,05). Selain itu,  Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara IDWG dengan kelelahan pascahemodialisis pada pasien yang menjalani hemodialisis. Semakin tinggi nilai IDWG maka semakin tinggi keparahan gejala kelelahan pascahemodialisis pasien. Penelitian selanjutnya perlu membahas mengenai intervensi untuk mengurangi kelelahan pascahemodialisis dengan memodifikasi IDWG atau memberi edukasi kepada keluarga mengenai dukungan keluarga pada pasien dalam pembatasan asupan cairan.

Downloads

Published

2026-09-15