PENERAPAN POSISI SEMI-FOWLER DAN DEEP BREATHING UNTUK MENINGKATKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA: STUDI KASUS

Penulis

  • Alfita Rahma Putri Universitas Padjadjaran image/svg+xml Penulis
  • Sri Hendrawati Padjadjaran University Penulis
  • Ema Arum Rukmasari Padjadjaran University Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif, Bronkopneumonia, Deep Breathing, Semi-Fowler

Abstrak

Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah pada anak yang dapat menyebabkan akumulasi sekret sehingga menimbulkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Posisi semi-fowler dan deep breathing merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan ventilasi paru dan mobilisasi sekret. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan posisi semi-fowler dan deep breathing untuk meningkatkan bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia. Penelitian ini menggunakan studi Evidence Based Practice (EBP) yang dilakukan pada seorang pasien laki-laki usia 17 tahun dengan bronkopneumonia disertai talasemia mayor yang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Intervensi berupa posisi semi-fowler 30–45° selama 15–20 menit dan latihan deep breathing selama 10–15 menit diberikan satu kali sehari selama tiga hari. Evaluasi dilakukan menggunakan frekuensi napas (RR) dan saturasi oksigen (SpO₂). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tiga hari intervensi, RR menurun dari 35 menjadi 21 kali/menit dan SpO₂ meningkat dari 91% menjadi 99%, disertai berkurangnya sesak napas dan membaiknya kemampuan mengeluarkan sekret. Posisi semi-fowler menurunkan tekanan organ abdomen terhadap diafragma sehingga ekspansi paru lebih optimal, sedangkan deep breathing meningkatkan volume tidal sehingga sekret lebih mudah dimobilisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah tiga hari intervensi, RR menurun dari 35 menjadi 21 kali/menit dan SpO₂ meningkat dari 91% menjadi 99%, disertai berkurangnya sesak napas dan membaiknya kemampuan mengeluarkan sekret. Berdasarkan hasil penelitian, posisi semi-fowler dan deep breathing dapat membantu memperbaiki status respirasi dan meningkatkan bersihan jalan napas pada anak dengan bronkopneumonia.

Diterbitkan

2026-09-15

Terbitan

Bagian

Articles