HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Kesejahteraan Psikologis, Mahasiswa Tingkat Akhir, ResiliensiAbstract
Mahasiswa tingkat akhir mengalami berbagai tekanan selama penyusunan skripsi yang membuat mahasiswa mengalami masalah psikologis. Mahasiswa perlu memiliki resiliensi agar mampu beradaptasi dan bangkit dari pengalaman negatif yang dialami pada semester akhir. Resiliensi juga dapat membantu mahasiswa mencapai kesejahteraan psikologis sehingga dapat memenuhi fungsinya sebagai individu yang utuh dan sehat secara psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan teknik proportionate stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 93 orang mahasiswa. Hasil uji menggunakan Spearman Rank didapatkan nilai r = 0,285 dan p = 0,006 (<0,05), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat lebih mengembangkan penelitian terkait resiliensi dan kesejahteraan psikologis, seperti analisis faktor yang memengaruhi, maupun penelitian berupa pemberian intervensi dalam meningkatkan resiliensi dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa tingkat akhir.




