HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN MOTIVASI MENOLONG KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2026.v14.i02.p07Keywords:
kecelakaan lalu lintas, kecerdasan emosional, mahasiswa, motivasi menolongAbstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan isu kesehatan masyarakat global yang berkontribusi signifikan terhadap angka morbiditas dan mortalitas di berbagai negara. Sebagai calon tenaga kesehatan, mahasiswa keperawatan sangat perlu memiliki kecerdasan emosional dan motivasi menolong korban kecelakaan guna meminimalisir dampaknya dan menurunkan angka kematian karena kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan melakukan identifikasi hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi menolong korban kecelakaan lalu lintas pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (PSSKPPN FK UNUD). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, rancangan deskriptif menggunakan pendekatan cross-sectional. Sejumlah 87 orang menjadi sampel penelitian ini yang diambil melalui teknik Stratified Rank. Peneliti mengambil data melalui kuesioner kecerdasan emosional dan motivasi menolong dan menganalisisnya dengan teknik analisis korelasi Spearman Rank. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 (p>0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan motivasi menolong korban kecelakaan pada mahasiswa PSSKPPN FK UNUD. Nilai koefisien korelasi (r = 0,447) menunjukkan arah hubungan yang positif dengan kekuatan sedang, yang berarti semakin tinggi tingkat kecerdasan emosional, semakin tinggi pula motivasi mahasiswa dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan. Peneliti merekomendasikan kepada mahasiswa untuk aktif dalam organisasi maupun aktivitas lain yang bisa menaikkan kepercayaan diri dan empati sehingga dapat meningkatkan motivasi menolong.



