HUBUNGAN STATUS PSIKOLOGIS DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN DIRI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA PASCA KEMOTERAPI
DOI:
https://doi.org/10.24843/coping.2026.v14.i02.p06Keywords:
kanker payudara, pasca kemoterapi, perawatan diri, status psikologisAbstract
Kanker payudara menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada populasi wanita di dunia. Kemoterapi menjadi salah satu pengobatan yang dapat dilakukan dimana memiliki efek samping, salah satunya pada psikologis, yang dapat berpengaruh terhadap kemampuan perawatan diri dan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan status psikologis dengan kemampuan perawatan diri pasien kanker payudara pasca kemoterapi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yaitu deskriptif korelatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini melibatkan 30 pasien kanker payudara menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner status psikologis (DASS-21) dan kuesioner perawatan diri (Indeks Barthel). Hasil penelitian yang didapatkan melalui uji Spearman Rank menunjukan bahwa terdapat hubungan antara status psikologis dengan kemampuan perawatan diri pasien kanker payudara pasca kemoterapi p = 0,007, r = -0,479. Status psikologis berhubungan dengan kemampuan perawatan diri. Semakin rendah skor status psikologis, maka kemampuan perawatan diri semakin meningkat. Diharapkan keluarga tetap memberikan dukungan maupun bantuan dalam pengobatan pasien agar psikologis pasien tetap membaik dan kualitas hidupnya lebih baik.



