AKTIVITAS EKSTRAK DAUN CEM-CEM (Spondias pinnata, L.f Kurz) SEBAGAI ANTIDIABETES PADA TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN DAN IDENTIFIKASI SENYAWA AKTIFNYA
Keywords:
Ekstrak daun cem-cem, antidiabetes, tikus wistar, rhamnetinAbstract
Suatu kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia adalah penyakit Diabetes melitus (DM). Hiperglikemia sendiri merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan kadar glukosa darah puasa penderita di atas 110 mg/dL serta glukosa darah 2 jam pp (post prandial) di atas 140 mg/dL. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas ekstrak daun cem-cem dalam menurunkan kadar gula darah pada tikus wistar yang di induksi streptozotocin dan identifikasi senyawanya dengan LC-MS/MS. Rancangan penelitian yang digunakan adalah randomized post-test only kontrol group design, yang dilakukan pada tikus. Sebanyak 24 ekor tikus dibagi menjadi enam kelompok masing-masing kelompok ada 4 ekor tikus. Kelompok (Ko) hanya diberi pakan standar, Kelompok kontrol negatif (K-) yang diberi pakan standar dan di induksi dengan streptozotocin, Kelompok P1 yaitu perlakuan K- ditambah ekstrak daun cem-cem 100mg/KgBB, kelompok P2 yaitu Perlakuan K- ditambah ekstrak daun cem-cem 150 mg/KgBB, kelompok P3 yaitu perlakuan K- ditambah ekstrak daun cem-cem 200mg/KgBB, dan kelompok kontrol positif (K+) yaitu perlakuan K- di tambah glibenclamide 1,35 mg/KgBB. Setelah perlakuan sampel darah tikus diambil melalui vena lateralis untuk pemeriksaan kadar glukosa darah. Hasil penelitian diperoleh terjadi penurunan kadar glukosa darah paling tinggi pada perlakuan ekstrak dengan dosis 100mg/KgBB dengan persentase penurunan sebesar 77%. Berdasarkan analisis data LC-MS/MS ekstrak kental etanol diduga mengandung senyawa rhamnetin.