PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PENGOLAHAN BIOGAS DAN PUPUK KOMPOS DARI LIMBAH ORGANIK

Penulis

  • E. Kasim Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian , Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Penulis
  • G. Darman Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian , Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Penulis
  • Aslidayanti Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian , Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Penulis

DOI:

https://doi.org/10.24843/

Kata Kunci:

pemberdayaan, KWT, biogas, pupuk kompos, limbah rumah tangga

Abstrak

Kelompok Wanita Tani “SAWI” di Desa Abbattireng, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo merupakan kelompok yang aktif dalam membudidayakan hortikultura dan juga sebagai ibu rumah tangga yang punya aktivitas dalam masak-memasak di rumah, namun belum mengetahui pengolahan limbah rumah tangga menjadi biogas dan pupuk kompos. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberdayakan Kelompok 
Wanita Tani dalam memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi biogas dan pupuk organik melalui pendekatan ekonomi sirkular. Masalah utama yang dihadapi adalah ketergantungan terhadap energi gas yang tidak terbarukan dan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga 
yang baik. Metode yang diterapkan adalah sosialisasi program, pelatihan pembuatan biogas dan pengolahan sludge biogas menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP), serta melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menunjukkan dengan adanya mitra memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi biogas yang dapat membantu aktivitas keperluan rumah tangga, serta menghasilkan POC dan POP yang berkualitas untuk dapat dimanfaatkan dalam budidaya tanaman serta bernilai ekonomi. Program ini bukan hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil mengurangi pencemaran lingkungan akan tetapi dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi mitra kelompok Wanita Tani melalui produksi energi terbarukan dan pupuk organik yang ramah lingkungan.

Diterbitkan

2026-05-31