MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG JARING HANTU DAN DAMPAKNYA PADA KAWASAN MANGROVE
DOI:
https://doi.org/10.24843/Kata Kunci:
ekowisata,, jaring hantu, , kedonganan,, hutan bakau,, perikanan berkelanjutanAbstrak
Ekosistem mangrove sangat penting untuk perlindungan pantai, konservasi keanekaragaman hayati, dan mata pencaharian lokal. Namun, keberadaan jaring hantu (alat tangkap ikan yang ditinggalkan, hilang, atau dibuang) menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem ini. Jaring hantu menjerat dan merusak akar mangrove, menjebak kehidupan laut, dan menurunkan kesehatan habitat pantai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak jaring hantu terhadap mangrove dan mempromosikan praktik berkelanjutan untuk melindungi ekosistem penting ini di daerah pesisir Kedonganan, Bali. Peserta terdiri dari masyarakat nelayan lokal, mahasiswa dan dosen, pejabat pemerintah daerah, dan LSM lingkungan. Kegiatan yang telah dilakukan meliputi diskusi kelompok fokus pada kelompok Petani Segara Ayu, aksi bersih-bersih untuk menghilangkan jaring hantu dari area mangrove, penanaman mangrove, dan kuliah tamu di Universitas Udayana. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang dampak jaring hantu terhadap ekosistem mangrove, adopsi praktik penangkapan ikan berkelanjutan oleh nelayan lokal, pengurangan kejadian dan dampak jaring hantu di kawasan mangrove, penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mengatasi masalah jaring hantu, serta ekosistem mangrove yang lebih bersih dan sehat, serta penyediaan ringkasan kebijakan, video, dan poster untuk meningkatkan kesadaran.