NILAI KEJUJURAN DAN PENGELOLAAN KONFLIK MELALUI LITERASI KARAKTER FABEL PADA SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Bullying, jujur, psikoedukasi, siswa, fabelAbstract
Bullying dan ketidakjujuran masih menjadi tantangan serius dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kejujuran dan keterampilan manajemen konflik pada siswa SD melalui pendekatan psikoedukatif berbasis media cerita bergambar. Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan teknik wawancara, diskusi guru, ceramah, dan literasi menggunakan komik serta dongeng fabel. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk menilai pemahaman siswa terhadap nilai kejujuran dan sikap anti-bullying. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, dengan rata-rata
nilai post-test mencapai kategori sangat baik. Siswa menunjukkan keterlibatan aktif, antusias dalam diskusi, serta mampu mengidentifikasi dan merefleksikan pesan moral dari cerita. Selain itu, media fabel terbukti efektif dalam membentuk karakter positif seperti toleransi, cinta damai, bersahabat, komunikatif, dan peduli sosial. Kegiatan ini menegaskan pentingnya literasi karakter visual sebagai strategi pendidikan moral yang menyenangkan dan relevan dengan gaya belajar anak. Implikasi kegiatan ini meliputi pengembangan media literasi berkelanjutan dan keterlibatan orang tua dalam proses pembentukan karakter anak.