PENGEMBANGAN PRODUK GULA AREN MELALUI PELATIHAN INOVASI KEMASAN DAN INFORMASI LABELING BERDASARKAN UNDANG-UNDANG
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Gula Aren, Kemasan, Desa BelimbingAbstract
Keterbatasan pengetahuan dalam pemasaran produk menjadi hambatan utama bagi Desa Belimbing, Tabanan, dalam meningkatkan efisiensi penjualan produk gula aren. Kemasan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan daya tarik visual dan nilai jual suatu produk. Desa ini memiliki potensi besar dalam produksi gula aren, yang dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk meningkatkan pengenalan produk di masyarakat luas. Salah satu strategi utama yang diusulkan adalah pengembangan kemasan sekunder untuk gula aren Desa Belimbing. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang inovasi kemasan yang tidak hanya menjaga kualitas nutrisi dan memperpanjang umur simpan gula aren, tetapi juga mencerminkan identitas merek melalui elemen visual seperti warna, tipografi, dan ilustrasi yang sesuai dengan target pasar serta memberikan informasi mengenai labelling pada kemasan berdasarkan undang-undang. Inovasi kemasan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing produk, meningkatkan citra merek, danĀ
memperluas pangsa pasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengarahan mengenai teknik pengemasan dan pelabelan yang baik, sehingga produk gula aren dapat memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dan dikenal oleh khalayak yang lebih luas. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya kemasan gula aren khas Desa Belimbing yang mampu menjadi daya tarik utama produk sekaligus meningkatkan keberlanjutan ekonomi desa.