DETEKSI RISIKO DIABETES PADA WANITA MENOPAUSE DENGAN MENGUKUR KADAR GULA DARAH SEWAKTU DAN INDEKS MASSA TUBUH
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
menopause, gula darah sewaktu, IMT, diabetesAbstract
Hasil penelitian menemukan ada korelasi positif antara menopause dengan kejadian diabetes tipe 2. Peningkatan prevalensi diabetes pada masa menopause diperkirakan karena penurunan kadar estrogen sistemik yang mengakibatkan intoleransi glukosa. Selain itu perubahan komposisi tubuh yang mengarah pada peningkatan lemak tubuh terutama di area perut juga berperan besar dalam peningkatan prevalensi diabetes pada wanita menopause. Deteksi dini penyakit diabetes sangat penting agar bisa memberikan penanganan lebih awal dan mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengukur kadar gula darah sewaktu dan indeks massa tubuh (IMT) pada wanita menopause di Desa Demulih. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diikuti oleh 65 wanita menopause dengan rentang usia 55 sampai 92 tahun. Pengukuran kadar gula darah sewaktu menemukan sebanyak 32.4% kategori normal, 61.8% kategori agak tinggi dan 5.8% kategori tinggi. Hasil perhitungan IMT menemukan sebanyak 16.3% termasuk kategori kurus, 55.9% kategori normal, 8.8% kategori kelebihan berat badan, dan 19% kategori obesitas. Hasil pengukuran gula darah sewaktu dan IMT mengungkapkan bahwa prevalensi faktor risiko penyakit diabetes mellitus tipe 2 pada wanita menopause di Desa Demulih cukup tinggi.