RISIKO PENYAKIT KARDIOVASKULAR PADA POPULASI DEWASA
Keywords:
Edukasi, Obesitas, Penyakit Kardiovaskular, Stratifikasi RisikoAbstract
Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Dalam kegiatan Kerja Sosial di Desa Peken Belayu, Tabanan, Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, bekerja sama dengan Divisi Rehabilitasi dan Prevensi Kardiovaskular, berupaya meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman masyarakat mengenai penyakit kardiovaskular. Kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat bagi masyarakat yang terindikasi dan memerlukan pengobatan. Selain itu, dilakukan skrining untuk stratifikasi risiko penyakit kardiovaskular di masa mendatang menggunakan bagan prediksi risiko penyakit kardiovaskular berbasis non
laboratorium dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dalam pengambilan data terhadap sampel. Berdasarkan hasil skrining, Desa Peken Belayu memiliki distribusi risiko Penyakit Kardiovaskular Aterosklerosis (PKVA), di mana 30% populasi memiliki risiko sedang hingga tinggi, dan 5% telah diketahui menderita PKVA. Sebanyak 45% peserta kerja sosial tergolong obesitas berdasarkan skala Indeks Massa Tubuh (IMT) menurut standar WHO untuk populasi Asia. Melalui edukasi, stratifikasi risiko, dan skrining penyakit jantung, diharapkan kesadaran serta pemahaman masyarakat Desa Peken Belayu terhadap risiko penyakit kardiovaskular dapat meningkat, sehingga pencegahan dini dapat dilakukan melalui pola hidup sehat serta pemantauan faktor risiko penyakit jantung.