PEMANFAATAN BIOPESTISIDA UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PADA TANAMAN UPAKARA
Keywords:
biopestisida, hama, tanaman upakara, wisata religiAbstract
Pengembangan desa wisata religi menjadi fokus tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tim Program Kemitraan Wilayah (PKW) di Desa Sangketan Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Kegiatan dilakukan dengan menata lingkungan wilayah pura Tamba Waras dengan arboretum taru premana dan tanaman upakara. Perawatan dan pemeliharaan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman tersebut, utamanya dari serangan berbagai hama penggangu dilakukan dengan memanfaatkan biopestida berbahan baku alam yang tersedia dan banyak ditanam oleh masyarakat sangat tepat digunakan. Penggunaan biopestisida bersifat ramah lingkungan dan mendukung kehidupan yang lebih baik dari segi pertanian maupun kesehatan masyarakat. Biopestisida sebagai pengendali hama pengganggu pada tanaman memiliki kelebihan diantaranya: bersifat kurang berbahaya dan memberikan dampak yang ramah terhadap lingkungan karena tidak bersifat
mencemari lingkungan. Metode yang diterapkan dilakukan melalui pendidikan, dilanjutkan dengan pelatihan dan simulasi Ipteks, dan untuk menjamin keberhasilan kegiatan tersebut dilakukan pendampingan kepada masyarakat sasaran. Pendekatan kegiatan diantaranya melalui; (1) proses transfer teknologi tepat guna; (2) mengembangkan wawasan kewirausahaan; dan (3) memanfaatkan IT untuk mengembangkan e-commers dalam menjalin kemitraan. Kegiatan dilakukan beberapa tahap, yaitu: (1) melakukan sosialisasi dan koordinasi untuk menetapkan target yang akan disasar; (2) monitoring, supervisi, dan evaluasi; dan (3) Pelaporan dan publikasi jurnal.