PENGENALAN TEKNIK PERBANYAKAN TANAMAN HIAS UNTUK MENUNJANG EKOWISATA
DOI:
https://doi.org/10.24843/Keywords:
Batur Unesco Global Geopark, perbanyakan vegetatif, Zamia sp, Aglaonema sp, Sansevieria spAbstract
Kawasan Gunung Batur, Kintamani, telah ditetapkan sebagai Batur UNESCO Global Geopark (BUGG) sejak tahun 2012. Sejak itu kunjungan wisata ke kawasan ini meningkat tajam bahkan di saat pandemi. Saat ini cafe – cafe, villa, serta tempat camping modern, glamour camping (glamping) semakin berkembang seiring dengan semakin meningkatnya kunjungan wisatawan. Guna menunjang estetika di kawasan BUGG, penanaman tanaman hias sangatlah diperlukan. Udara sejuk di kawasan ini sangat cocok untuk pengembangan tanaman hias dan berpotensi sebagai penambah penghasilan keluarga. Kegiatan teknik perbanyakan tanaman hias telah dilaksanakan di Desa Batur Selatan, pertama dengan peserta ibu-ibu PKK Dusun Batur Selatan Asri pada tanggal 11 Agustus 2024 dan yang kedua dengan anak – anak SD 1 Desa Batur pada tanggal 17 Agustus 2024. Kedua kegiatan berjalan lancar, antusiasme masyarakat sangat tinggi selama mengikuti acara. Peserta telah praktek langsung cara perbanyakan tanaman hias dan membawa pulang ke rumah masing-masing hasil perbanyakan tanaman untuk dikembangkan. Tanaman hias yang diperbanyak meliputi Aglaonema sp., Zamia sp., Jasminum sp., Sanseviera sp., Philodendron sp., Antigonon leptosus, Begonia sp. dan tanaman Lee Kuan Yew. Disumbangkan juga berbagai jenis tanaman hias untuk dikembangkan di Dusun Batur Selatan Asri, SD 1 Batur dan SD 5 Batur. Kegiatan ini pelaksanaannya didukung oleh mahasiswa KKN PPM Unud di Desa Batur Selatan.